SINJAI, MarajaNews — Luapan Sungai Baringeng di Kecamatan Sinjai Timur tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat akibat terputusnya akses jalan menuju sejumlah desa.
Banjir yang merendam badan jalan di Dusun Maccini, Desa Panaikang, membuat aparat Kepolisian Sektor Sinjai Timur menutup sementara jalur menuju Desa Pattallassang dari arah Desa Panaikang demi keselamatan pengguna jalan.
“Iye sementara kami tutup akibat banjir yang menutup jalan di Maccini,” ujar Kapolsek Sinjai Timur, AKP Muksin.
Penutupan jalur tersebut membuat sejumlah warga harus mencari rute alternatif. Salah satunya Bakhtiar (29), yang hendak menuju Desa Biroro.
“Saya terpaksa memutar lewat Lasiai karena jalan menuju Biroro tidak bisa dilalui akibat luapan air sungai yang merendam badan jalan,” kata Bakhtiar kepada MarajaNews melalui WhatsApp.
Menurut laporan BPBD Sinjai, tingginya debit Sungai Baringeng atau Sungai Kalamisu terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sinjai sejak dini hari. Hingga siang hari, petugas masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari melintasi jalan yang terdampak banjir demi keselamatan.







