Sinjai, MarajaNews.com—Cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sinjai pada Rabu pagi (17/6/2026).
Akibatnya sebuah pohon jati tumbang dan menutup akses jalan poros Sinjai–Bone di Jalan Petta Ponggawae, Kelurahan Bongki,Kecamatan Sinjai Utara.
Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octave, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WITA.
Pohon jati yang berada di pinggir jalan tumbang setelah akar pohon kehilangan daya cengkeram akibat kondisi tanah yang basah dan terpaan angin kencang.
“Material pohon tumbang menutupi badan jalan sehingga arus lalu lintas dari Kabupaten Sinjai menuju Kabupaten Bone maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan,” ujarnya
Mendapatkan laporan tersebut, personel BPBD Kabupaten Sinjai bersama personel Polres Sinjai segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon yang menghalangi jalan.
Selain melakukan penanganan di lapangan, BPBD juga melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari prosedur pelaporan kebencanaan.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Berkat respons cepat petugas, akses jalan poros Sinjai–Bone berhasil dibuka kembali dan lalu lintas kembali normal.
Sementara Itu Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif BPBD mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
“Kepada seluruh masyarakat untuk selalu siaga dan waspada dikarenakan cuaca buruk masih berpeluang terjadi, khususnya angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan membahayakan pengguna jalan maupun permukiman warga” Ungkapnya.
Masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi cuaca resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, BPBD, maupun sumber informasi terpercaya lainnya guna mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.







