Telan Anggaran Rp7 Miliar, Alun-Alun Sinjai Bersatu Kini Disorot karena Diduga Kurang Terawat

Lapangan Alun Alun Sinjai(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Alun-Alun Sinjai Bersatu yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp7 miliar dan diresmikan pada 25 Januari 2024 kini menjadi sorotan masyarakat.

 

Ruang terbuka publik yang sempat digadang-gadang sebagai ikon baru Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, itu dinilai mulai kehilangan pesonanya akibat kondisi yang dianggap kurang terawat.

 

Dari Pantauan marajaNews sejumlah pengunjung menunjukkan masih terdapat sampah yang berserakan di beberapa titik kawasan alun-alun.

 

Selain itu, rumput yang tumbuh di area lapangan terlihat meninggi dan belum dipangkas dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengurangi kenyamanan dan keindahan kawasan tersebut.

 

Kondisi ini pun menuai kritik dari masyarakat yang datang untuk berolahraga maupun bersantai bersama keluarga.

Baca Juga:  Tembus Medan Terjal 7 Jam, Mahasiswa UIAD Sinjai dan HIMBOS Gelar Program "Guru Merdeka" di Pelosok Bone

 

Salah seorang pengunjung, Munawarah, mengaku menyayangkan kondisi Alun-Alun Sinjai Bersatu yang menurutnya seharusnya menjadi wajah daerah dan pusat aktivitas masyarakat.

 

“Alun-alun ini dibangun dengan anggaran yang besar dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Sinjai, Sangat disayangkan jika kebersihan dan perawatannya tidak diperhatikan. Harusnya tempat ini terawat dengan baik agar pengunjung yang datang merasa nyaman,” ujarnya.

 

Menurutnya, keberadaan sampah yang berserakan dan rumput yang tidak terurus dapat mengurangi minat masyarakat untuk berkunjung.

 

Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pembenahan serta meningkatkan pengawasan terhadap kebersihan kawasan tersebut.

 

“Kalau dirawat dengan baik, tentu masyarakat akan lebih betah datang. Ini kan fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan bersama, jadi kebersihan dan keindahannya harus dijaga,” tambahnya.

Baca Juga:  Membahas Masa Depan Sinjai Timur dari Pesisir Pantai Marannu, Bupati Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

 

Pos terkait