Sinjai, MarajaNews—Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, memberikan pesan mendalam dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Sosok yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setdakab Sinjai ini menekankan bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan R.A. Kartini sejatinya adalah tentang kemandirian dan ruang berkarya, bukan kompetisi untuk menjatuhkan kaum pria.
“Emansipasi perempuan itu bukan hadir untuk mengalahkan laki-laki. Ini adalah tentang bagaimana perempuan diberikan kesempatan yang sama untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa,” ujar Andi Ariany saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurutnya, perempuan yang diberikan amanah sebagai pemimpin memiliki keunggulan komparatif dalam hal pendekatan kerja.
Ia menilai bahwa wanita pemimpin memiliki gaya tersendiri yang mampu memadukan berbagai metode kepemimpinan secara fleksibel.
“Wanita pemimpin punya gaya tersendiri yang memadukan beberapa metode kepemimpinan. Kita bisa tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap memiliki empati. Yang paling utama adalah tetap mempertahankan kodrat sebagai perempuan,” tambahnya.
Andi Ariany Djalil merupakan sosok birokrat yang memiliki mobilitas tinggi.
Selain mengemban amanah di pemerintahan sebagai Asisten III dan Plt. Kepala BPBD, ia juga aktif di organisasi profesi sebagai Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sinjai.
Dedikasinya di berbagai sektor ini menjadi bukti nyata bahwa perempuan Sinjai mampu mengambil peran strategis dan manajerial tanpa meninggalkan jati dirinya.
Melalui momentum Hari Kartini, ia berharap perempuan di Kabupaten Sinjai terus meningkatkan kapasitas diri dan berani tampil memimpin di bidangnya masing-masing.





