Sinjai, MarajaNews—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter generasi muda.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Ariany Djalil, yang mewakili Bupati Sinjai pada kegiatan Khotmil Qur’an Metode Tilawati Gabungan tingkat Kabupaten Sinjai, yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah, pondok pesantren, dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) se-Kabupaten Sinjai yang telah menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan Metode Tilawati.
Dalam sambutannya, Andi Ariany Djalil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia, pengelola lembaga pendidikan, serta para ustaz dan ustazah yang telah membimbing para santri hingga mampu mengkhatamkan Al-Qur’an melalui Metode Tilawati.
Menurutnya, keberhasilan para peserta tidak terlepas dari dedikasi, kesabaran, dan keikhlasan para pendidik yang selama ini konsisten membina generasi muda agar memiliki kecintaan yang kuat terhadap Al-Qur’an.
“Keberhasilan para santri hari ini merupakan hasil dari kerja keras dan ketulusan para guru, ustaz, dan ustazah dalam mendampingi proses belajar Al-Qur’an. Ini adalah investasi besar dalam membangun generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Metode Tilawati merupakan salah satu metode pembelajaran Al-Qur’an yang mengedepankan pembelajaran secara klasikal dan baca-simak dengan irama yang indah serta mudah dipahami.
Metode tersebut dinilai efektif dalam membentuk kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil sesuai kaidah tajwid sekaligus menumbuhkan minat dan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Lebih lanjut, Andi Ariany menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang berorientasi pada pembentukan karakter generasi muda.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks, kehadiran generasi Qur’ani yang memiliki akhlak mulia dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup merupakan aset berharga bagi masa depan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Pembentukan karakter yang kuat melalui pendidikan Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang baik,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi yang terbangun antara sekolah formal, pondok pesantren, dan LPQ dalam membina serta melahirkan generasi Qur’ani di Kabupaten Sinjai.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.Lebih jauh, Andi Ariany menilai pelaksanaan Khotmil Qur’an Metode Tilawati ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an.
Penerapan Metode Tilawati yang telah berkembang luas di berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Sinjai dinilai berhasil melahirkan peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, benar, dan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus belajar, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru, ustaz, dan ustazah yang telah berkontribusi dalam mendidik generasi penerus bangsa melalui pendidikan Al-Qur’an.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta Khotmil Qur’an Metode Tilawati kategori Tahfidz Juz 29 dan Juz 30 serta Tilawati tingkat Kabupaten Sinjai Tahun 2026.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas capaian para peserta sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai dan mempelajari Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan generasi muda Kabupaten Sinjai, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa.






