SINJAI, MarajaNews — Sebanyak 126 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Wahdah Islamiyah Sinjai mengikuti Tasyakuran Tahfidz Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan Haflah Akhirussanah Angkatan X Tahun Pelajaran 2025/2026 di Gedung Maraja UMSi, Sabtu (6/6/2026). Pada kesempatan yang sama, sebanyak 65 siswa kelas VI resmi dilepas setelah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.
Kegiatan yang mengusung tema “Melangkah Bersama Spirit Al-Aqsho, Menebar Cahaya Qur’ani di Bumi Panrita Kitta” ini dihadiri para kepala sekolah dari seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Al Islami Sinjai (YPAIS), Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, Ketua Muslimah Wahdah Sinjai, perwakilan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Sinjai, guru, serta orang tua siswa.
Kepala SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai, Muh. Rakib, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa keberhasilan tahfidz tidak hanya diukur dari banyaknya hafalan, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Al-Qur’an tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap hafalan Al-Qur’an yang dimiliki anak-anak bukan sekadar diingat, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari dan tercermin dalam akhlak mereka,” ujarnya.

Mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Abdul Wahid, S.E., M.M., mengapresiasi kontribusi SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai dalam membentuk generasi yang unggul secara intelektual dan spiritual.
“Knowledge without faith is powerless, and faith without knowledge is blind. Ilmu tanpa iman tidak berdaya, dan iman tanpa ilmu adalah buta. Keduanya harus berjalan beriringan dalam proses pendidikan anak-anak kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Al Islami Sinjai, Irsan, S.Pd, mengingatkan para siswa agar terus menambah hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Jangan cepat berpuas diri dengan capaian saat ini. Seiring bertambahnya usia, semoga hafalan kalian terus bertambah hingga khatam 30 juz. Namun yang paling utama, jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang nyata dalam akhlak sehari-hari,” pesannya.
Perwakilan orang tua siswa, Andi Eril Parlan, mengaku bangga dan terharu menyaksikan capaian para siswa dalam Tasyakuran Tahfidz Al-Qur’an.
“Tentu ada rasa bangga tersendiri sekaligus haru yang mendalam melihat anak saya bisa tampil dan menjadi bagian dari puluhan siswa yang mengikuti Tasyakuran Al-Qur’an hari ini,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SDIT Wahdah Islamiyah Sinjai kembali mempertegas komitmen dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan.







