Jakarta, MarajaNews—Suasana haru menyelimuti pertemuan antara Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arief dengan relawan kemanusiaan asal Sinjai, Ustadz Asad Aras Muhammad yang baru kembali dari misi bantuan kemanusiaan untuk Palestina setelah sempat mengalami pembajakan dan penculikan saat menjalankan tugas kemanusiaannya.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Hj Ratnawati Arief mengaku bersyukur akhirnya dapat bertemu langsung dengan relawan tersebut setelah menunggu sejak sore hari.
“malam ini saya bersama As’ad yang baru pulang dari berjuang untuk Palestina. Alhamdulillah saat ini saya sudah bertemu dengan beliau, Dari sore saya di sini menunggu dan akhirnya saya bisa bertemu langsung,” ungkapnya penuh haru.
Ia menilai, apa yang dialami Ustadz As’ad menjadi bukti nyata bahwa perjuangan membela umat Islam bukanlah perkara mudah.
Menurutnya, perjalanan penuh risiko yang dilalui relawan tersebut menunjukkan besarnya pengorbanan demi membantu rakyat Palestina.
“Dari kejadian kemarin, As’ad membuktikan bahwa perjuangan untuk umat Islam sangatlah berat. Beliau membuktikan bahwa perjuangan dalam hal-hal baik tidak mudah, namun Allah masih melindungi beliau dan memintanya melanjutkan perjuangan di Indonesia untuk membela Islam dan memperjuangkan kebaikan,” tuturnya.
Hj Ratnawati juga menyebut pengalaman tersebut akan menjadi catatan sejarah dan pelajaran penting bagi umat Islam tentang arti perjuangan dan keteguhan iman.
“Tentu ini menjadi bukti sejarah bahwa kita harus menegakkan agama, membela kebenaran, dan memperjuangkan hal-hal baik untuk Islam, Allah memberikan contoh bahwa memperjuangkan agama memang tidak gampang,” katanya.
Ia menambahkan, perjuangan menuju Gaza yang sempat terhalang tidak mengurangi semangat dan keteguhan relawan tersebut dalam membela kemanusiaan.
“Hari ini menjadi saksi bahwa beliau sudah mencoba menuju Gaza meski terhalang. Beliau telah melalui suka dan duka dengan kekuatan iman dan tauhid. Ini menjadi contoh bahwa perjuangan untuk agama itu sangat berat, namun harus tetap kita lalui,” lanjutnya.
Di akhir pertemuan, Hj Ratnawati Arief mengajak masyarakat untuk terus mendukung perjuangan kemanusiaan dan kepedulian terhadap Palestina.
“Teruslah berjuang untuk kebaikan dan Islam ke depannya,” pesannya.
Sementara itu, Ustadz As’ad turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sinjai beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada dirinya sepulang dari misi kemanusiaan tersebut.
“Saya merasa terhormat karena sudah ditunggu sejak sore tadi. Saya juga sangat berterima kasih kepada Bupati yang telah memberikan perhatian kepada kami,” ujarnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para guru, lembaga Islam, dan seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai atas doa dan dukungan yang diberikan selama dirinya menjalankan misi kemanusiaan.
“Kepada sahabat kami, guru-guru kami di Kabupaten Sinjai, lembaga-lembaga Islam, dan seluruh masyarakat Sinjai, saya mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungannya,” katanya.
Menurutnya, pengalaman pembajakan dan penculikan yang dialami bersama rombongan relawan belum seberapa dibanding penderitaan rakyat Palestina yang setiap hari hidup di tengah konflik dan penjajahan.
“Apa yang kami rasakan belum apa-apa dibanding apa yang dialami saudara-saudara kita di Palestina. Justru apa yang kami alami ini menjadi spirit agar kita semua semakin peduli terhadap penderitaan mereka,” tutur Ustadz As’ad.
Ia juga menegaskan pentingnya solidaritas kemanusiaan dan perjuangan melawan segala bentuk penjajahan.
“Bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, dan sebagai umat Islam kita memiliki kewajiban moral untuk membela saudara-saudara kita,” tutupnya.






