Tiga Jam Pencarian, Korban Tenggelam di Pelabuhan Larea-rea Sinjai Ditemukan Meninggal Dunia

Proses evakuasi Korban Tenggelam Di Pelabuhan Larea Rea(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Tim SAR gabungan berhasil menemukan Arman (27), korban yang dilaporkan tenggelam di perairan Pelabuhan Larea-Rea, Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sabtu (4/7/2026).

 

Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octavia, saat ditemui MarajaNews mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 17.47 WITA atau sekitar tiga jam setelah dilaporkan tenggelam pada pukul 14.29 WITA.

 

“Korban ditemukan sekitar pukul 17.47 WITA dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Andi Octavia.

 

Ia menjelaskan, jenazah ditemukan sekitar 20 meter dari titik terakhir korban terlihat, tepat di bawah dermaga Pelabuhan Larea-Rea yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

 

Proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Sinjai, Satpolairud Polda Sulawesi Selatan, Pos TNI AL Sinjai, BPBD Kabupaten Sinjai, Syahbandar Sinjai, serta berkoordinasi dengan Pos Basarnas Bone.

Baca Juga:  Tragedi Berdarah di Sinjai Selatan, Adik Tebas Kakak Kandung Hingga Tewas

 

Pencarian dilakukan menggunakan dua unit speedboat dengan menyisir kawasan perairan di sekitar lokasi kejadian.

 

Jenazah korban pertama kali terlihat oleh seorang pekerja proyek yang berada di bawah dermaga, bertepatan dengan personel Satpolairud Polres Sinjai yang sedang melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

 

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan perahu menuju Jembatan Muara Sungai Tangka di Lingkungan Larea-Rea, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui bernama Arman (27), warga Dusun Lempo Cellae, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai. Korban meninggalkan rumah sekitar pukul 12.30 WITA tanpa sepengetahuan keluarga.

 

Baca Juga:  Pindah Haluan! Eks Caleg NasDem dan PDIP Kompak Pakai Rompi PAN di Sinjai

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Meski demikian, penyebab pasti korban tenggelam masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.

 

BPBD Kabupaten Sinjai mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perairan.

 

Selain itu, keluarga juga diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memerlukan perhatian khusus guna mencegah kejadian serupa.

 

Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian masyarakat. Ratusan warga memadati kawasan Pelabuhan Larea-Rea untuk menyaksikan proses pencarian hingga evakuasi korban oleh tim SAR gabungan.

Pos terkait