Pindah Haluan! Eks Caleg NasDem dan PDIP Kompak Pakai Rompi PAN di Sinjai

Moment ashabul Kaffi Ketua DPW Partai Amanat Nasional, Memasangkan Rompi Kepada 2 Eks Caleg PDIP dan Nasdem(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Pelaksanaan Muscab dan konsolidasi Partai Amanat Nasional Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Aula Wisma Sanjaya menghadirkan pemandangan menarik yang menyita perhatian para peserta, Sabtu (20/6/2026).

Dua tokoh yang sebelumnya dikenal sebagai mantan calon legislatif dari partai berbeda secara resmi menyatakan bergabung dengan PAN.

Bacaan Lainnya

Mereka adalah Najamuddin, mantan caleg Partai NasDem, dan Muliadi, mantan caleg PDI Perjuangan.

Prosesi bergabungnya kedua politisi tersebut ditandai dengan pemasangan rompi PAN secara langsung oleh Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan, Ashabul Kaffi.

Momen itu menjadi simbol bergabungnya dua figur politik tersebut ke dalam barisan PAN dan disambut hangat oleh para kader yang hadir.

Baca Juga:  Viral Ritual Diduga Menyimpang di Sinjai, Tokoh Agama Desak Penanganan Serius

Najamuddin mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan PAN bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba.

Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan partai berlambang matahari putih tersebut.

“Saya terinspirasi oleh orang tua saya yang merupakan kader Muhammadiyah. Selain itu, saya merasa memiliki ikatan historis dengan PAN. Karena itu, saya memutuskan untuk kembali dan bergabung bersama PAN,” ujar Najamuddin kepada MarajaNews.

Sementara itu, Muliadi mengaku tertarik bergabung dengan PAN setelah melihat komitmen partai tersebut dalam memperjuangkan kepentingan petani dan masyarakat kecil.

“PAN merupakan salah satu partai yang konsisten memperjuangkan kepentingan petani. Di Sinjai, mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani, dan banyak kader PAN yang lahir dari kalangan tersebut hingga dipercaya menjadi anggota DPRD, seperti Arifuddin Cakke dan Mappahakkang,” katanya.

Baca Juga:  Hukum Adat Di Tengah Arus Modernisasi hukum nasional

Menurut Muliadi, PAN juga dikenal sebagai partai yang dekat dengan masyarakat serta tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik semata.

“Dari apa yang saya pelajari, PAN adalah partai yang mudah diterima masyarakat karena tidak hanya bergerak untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi juga berupaya memperjuangkan kesejahteraan kader dan masyarakat secara luas,” tambahnya.

Bergabungnya Najamuddin dan Muliadi menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan Muscab PAN Sinjai.

Kehadiran keduanya dinilai sebagai sinyal bertambahnya kekuatan politik PAN di Kabupaten Sinjai serta menunjukkan semakin terbukanya partai tersebut bagi berbagai kalangan menjelang dinamika politik yang akan datang.

Pos terkait