Ketua Umum HIMAS DPC Morowali Imbau Warga Tidak Terprovokasi Terkait Kasus Pengeroyokan Warga Sinjai

Ketua Umum Himpunan Masyarakat Sinjai (HIMAS) DPC Morowali, Abdul Rahman Masruhim (Dok.Istimewa)

Morowali, MarajaNews — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Sinjai (HIMAS) DPC Morowali, Abdul Rahman Masruhim, mengimbau seluruh warga HIMAS dan masyarakat Sinjai yang berada di Morowali untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi menyusul kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang warga asal Kabupaten Sinjai, Setiawan (33).

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Pengurus HIMAS DPC Morowali meminta seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak membangun opini maupun narasi yang dapat memperkeruh situasi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Sempat Tertutup Material Longsor, Akses Jalan di Sinjai Timur Kini Kembali Normal

Dalam himbauannya, Abdul Rahman menegaskan agar seluruh warga tidak mudah mempercayai isu maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak seluruh warga HIMAS DPC Morowali untuk tetap tenang, menjaga persatuan, serta tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang belum terverifikasi,” ujar Abdul Rahman kepada MarajaNews, Selasa (28/7/2026).

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menyebarkan berita bohong atau informasi yang belum jelas sumbernya. Menurutnya, penyebaran hoaks hanya akan memperkeruh keadaan dan menjadi tanggung jawab pribadi bagi pihak yang melakukannya.

Selain itu, Abdul Rahman meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa pengurus HIMAS DPC Morowali akan terus mengawal perkembangan perkara hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Permata Baru dari Sinjai, Muh. Alvin Saputra Borong Dua Emas di Kejuaraan Nasional

“Kami berkomitmen mengawal kasus ini sampai selesai melalui jalur hukum. Karena itu, jangan ada narasi liar yang justru dapat mengganggu proses penyelidikan,” tegasnya.

Sebelumnya, Setiawan (33), warga Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, pada Sabtu (25/7/2026) malam. Korban diduga dikeroyok massa setelah dituduh mencuri sepeda motor.

Pihak kepolisian telah membenarkan korban meninggal dunia dan hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi secara utuh serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Menutup himbauannya, Abdul Rahman mengajak seluruh warga HIMAS DPC Morowali untuk menjaga kondusivitas, marwah organisasi, serta semangat persaudaraan, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum.

Pos terkait