Sinjai, MarajaNews—Pemerintah Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengikuti Kick Off Evaluasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jumat (19/6/2026).
Kegiatan yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut diikuti langsung oleh jajaran pimpinan Pemkab Sinjai dari Mal Pelayanan Publik Sinjai yang berlokasi di Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai Andi Ilham Abubakar, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membuka gerai layanan di MPP, serta sejumlah perwakilan instansi terkait lainnya.
Partisipasi aktif jajaran Pemkab Sinjai dalam kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, terintegrasi, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kick Off Evaluasi MPP 2026 secara resmi dibuka oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Dr. Otok Kuswandaru. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menandai dimulainya proses evaluasi terhadap kinerja seluruh penyelenggara Mal Pelayanan Publik di kabupaten dan kota se-Indonesia.
Evaluasi tersebut bertujuan mengukur efektivitas penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus memastikan bahwa layanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan optimal, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan warga.
Mewakili Pemkab Sinjai, Kepala Bagian Organisasi Setdakab Sinjai, Andi Sompa, menyampaikan bahwa seluruh layanan yang tersedia di MPP Sinjai selama ini telah berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Dengan berbagai upaya pembenahan dan peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan, Pemkab Sinjai optimistis dapat meningkatkan capaian penilaian dari kategori “Baik” menjadi “Prima” pada evaluasi tahun 2026.
“Kegiatan kick off ini menandai dimulainya proses penilaian mandiri. Kami berharap Mal Pelayanan Publik Sinjai terus bertransformasi menjadi lebih baik dan mampu memberikan pelayanan yang semakin maksimal kepada masyarakat,” ujar Andi Sompa.
Meski demikian, menurutnya, pencapaian predikat bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah diakses, inklusif, transparan, dan berkualitas.
Sebagai informasi, evaluasi tahun ini akan dilakukan terhadap 305 Mal Pelayanan Publik yang telah diresmikan di berbagai daerah di Indonesia sejak tahun 2017 hingga 2025.
Dengan kesiapan yang ditunjukkan sejak awal proses evaluasi, Pemkab Sinjai berharap MPP Sinjai mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus membuktikan diri sebagai pusat layanan terpadu yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.






