Nelayan Asal Pulau Sembilan Sinjai diduga Hilang di Perairan Bajoe

(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Seorang nelayan asal Kabupaten Sinjai dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Bajoe, Teluk Bone, Kabupaten Bone.

 

Bacaan Lainnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai bersama tim gabungan kini tengah melakukan koordinasi intensif untuk melakukan pencarian.

 

Analis Kebencanaan BPBD Kabupaten Sinjai, Andi Octave, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.

 

“Berdasarkan data yang dihimpun, nelayan tersebut diketahui bernama Rustam (53), warga Pulau Kodingareng, Desa Padaelo, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai” Ungkap Andi Octave.

Baca Juga:  Sinjai Siaga! BPBD Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hingga 9 Mei, Warga Diminta Waspada Bencana

 

Ia menjelaskan Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Ambo Tuo, ipar korban.

 

“Pada Minggu, 10 Mei 2026 Rustam bertolak dari Pulau Sembilan menggunakan perahu pancing dengan tujuan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.dan pada Hari Senin pagi Istri korban masih sempat berkomunikasi via telepon dengan Rustam.” Ungkapnya

 

Lebih lanjut Dari komunikasi tersebut diketahui lah posisi terakhir korban berada di sekitar Perairan Bajoe.

 

” Pada saat hari sudah menjelang siang Istri korban mulai kehilangan kontak (lost contact) dengan Rustam hingga Berdasarkan perkiraan keluarga, korban diduga kuat hilang di sekitar wilayah Perairan Bajoe” Tambah Andi Octave

 

Saat ini BPBD Kabupaten Sinjai langsung mengambil langkah cepat demi keselamatan korban, Kami telah berkoordinasi secara intensif dengan Pos Basarnas Kabupaten Bone untuk menggerakkan tim penyelamat ke titik perkiraan lokasi hilangnya korban.

Baca Juga:  Diduga Jatuh Saat Tebar Jaring, Pemuda 20 Tahun Hilang di Laut Sinjai

 

Hingga rilis ini dikeluarkan pada Rabu, Rustam masih belum ditemukan. Proses pemantauan dan upaya pencarian oleh tim gabungan terus disiagakan di lapangan.

Pos terkait