Sinjai, MarajaNews—Tanggul pembatas jembatan di Jalan Poros Sinjai Utara–Bulupoddo, tepatnya di Dusun Hilalang, Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, ambruk setelah wilayah tersebut dilanda cuaca ekstrem disertai hujan deras dalam beberapa hari terakhir.
Ambruknya tanggul jembatan tersebut diduga akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga mengikis bagian sisi jembatan.
Kondisi itu kini menjadi perhatian dan keluhan masyarakat sekitar karena jembatan tersebut merupakan akses utama warga yang berada di jalur poros penghubung antarwilayah.
Warga khawatir kondisi tanggul yang rusak dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari maupun saat hujan kembali turun.
Salah seorang warga, Ika (40), berharap Pemerintah Kabupaten Sinjai segera mengambil langkah penanganan agar kerusakan tidak semakin parah dan tidak menimbulkan korban jiwa.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul jembatan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena ini jalan utama yang setiap hari dilalui masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat juga meminta adanya pemasangan tanda peringatan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Hingga kini, warga tetap melintasi jembatan tersebut dengan penuh kehati-hatian sambil menunggu penanganan dari pihak terkait.






