Soroti Darurat Asusila, PC PMII Sinjai Gelar Dialog Publik di Harlah ke-66

Peringatan harlah PMII Cabang Sinjai Gelar dialog Publik(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews— Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Sinjai memperingati Harlah PMII ke-66 dengan menggelar dialog publik bertajuk NGOPI (Ngobrol Problematika Sinjai).

Bertempat di Cafe Titik Kota, forum ini menjadi ruang dialektika untuk merespons isu sosial, khususnya kondisi darurat asusila yang kian mengkhawatirkan di Kabupaten Sinjai.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang mengusung tema “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia Menyelamatkan Generasi Sinjai dari Darurat Asusila” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan Pemerintah Daerah, Kepolisian, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri Sinjai. Hadir pula sejumlah OPD, Organisasi Kepemudaan, dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU).

Baca Juga:  Kenalkan Pendidikan Vokasi, Prodi TRIL UMSi Sambangi SMA Negeri 4 Sinjai

Ketua Cabang PMII Sinjai, Amar Amrullah Asikin, menegaskan bahwa peringatan Harlah ini merupakan momentum refleksi sekaligus konsolidasi gerakan.

Ia menyoroti tajam peningkatan kasus asusila di Sinjai sebagai masalah serius yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“PMII bukan sekadar organisasi kaderisasi, tapi juga agen perubahan sosial. Melalui forum NGOPI ini, kami mendorong lahirnya gagasan dan aksi nyata. Kami tidak ingin forum ini berhenti di wacana, harus ada tindak lanjut konkret untuk menyelamatkan generasi muda dari degradasi moral,” tegas Amar.

Acara ini mempertegas konsistensi PMII Sinjai dalam mengambil peran strategis melalui pendekatan intelektual dan aksi nyata terhadap isu-isu krusial di daerah.

Sebagai penutup, PC PMII Sinjai mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk tidak abai.

Baca Juga:  Pohon Lapuk Ancam Keselamatan Pengendara, PMII Soroti Kinerja DLHK Sinjai

Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemahasiswaan serta kesadaran kolektif menjadi kunci utama menciptakan lingkungan Sinjai yang aman, bermartabat, dan berkeadaban.

Pos terkait