Sinjai, MarajaNews—Sebuah kapal fiber yang diduga merupakan aset Puskesmas Keliling ditemukan dalam kondisi terbengkalai di pinggir Muara Sungai Tangka, Kabupaten Sinjai, Kamis (11/06/2026).
Kondisi kapal tersebut menuai keluhan dari warga yang mempertanyakan pemanfaatan dan perawatannya.
Salah seorang warga dengan inisial TA mengaku kapal tersebut telah lama berada di lokasi tersebut tanpa adanya tanda-tanda perawatan.
“Sudah lama sekali kapal itu ada di situ, Tidak pernah kelihatan digunakan, Bahkan setahu saya mesin kapalnya juga diduga sudah tidak ada lagi,” ungkap TA kepada MarajaNews.
Menurutnya, keberadaan kapal tersebut sangat disayangkan mengingat fungsinya yang seharusnya dapat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah pesisir dan sulit dijangkau melalui jalur darat.
“Kalau memang itu kapal Puskesmas Keliling, tentu sangat disayangkan, Seharusnya bisa dipakai membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan atau transportasi medis, bukan malah terbengkalai,” tambahnya.
Kondisi kapal yang tampak tidak terawat tersebut memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan aset daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menanggapi hal itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, saat dikonfirmasi MarajaNews mengaku baru menerima informasi terkait keberadaan kapal tersebut.
” terima kasih atas infonya karena saya belum masuk pada aset selama saya jadi Plt Kadinkes. Tapi Insya Allah saya telusuri,”ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait status, kondisi, serta pemanfaatan kapal yang diduga merupakan aset pelayanan kesehatan tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan dan memberikan penjelasan kepada publik agar aset yang dibeli dengan anggaran negara dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya demi mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.





