Pekerja Sekolah Rakyat di Sinjai jadikan area Masjid Islamic Center Tempat Istirahat dan Jemuran, Warga Resah

Suasana mesjid Islamic center Sinjai berubah fungsi jadi tempat istrahat dan jemuran Parah Pekerja SR(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Warga di lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanue, Sinjai Utara menyampaikan keluh kesah aktivitas pekerja proyek Sekolah Rakyat yang memanfaatkan area Masjid Islamic Center sebagai tempat beristirahat, dan menjemur pakaian

Kondisi ini dianggap merusak estetika dan kebersihan Masjid yang merupakan icon religi Kabupaten Sinjai.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan MarajaNews di lapangan, sejumlah pakaian pekerja nampak bergelantungan di area lingkungan masjid.

Tak hanya itu, ruang utama dan selasar masjid dijadikan tempat tidur oleh para pekerja saat jam istirahat, yang dianggap tidak sesuai dengan peruntukan tempat suci.

Baca Juga:  Diduga Dendam Lama Duel Maut Ayah-Anak vs Tetangga Pecah di Sinjai

Salah satu tokoh masyarakat setempat menyatakan keresahannya atas perilaku para pekerja tersebut. Ia menekankan bahwa sebagai simbol religi, kesucian dan kerapian masjid seharusnya dijaga dengan baik.

“Kami sangat resah. Islamic Center adalah ikon kota, tempatnya harus tertata rapi. Namun sekarang justru dipergunakan tidak semestinya. Melihat pakaian dijemur di area masjid tentu sangat tidak elok dan mengganggu kenyamanan warga yang hendak beribadah,” ungkapnya, yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ia menilai pihak pengembang ataupun penanggung jawab proyek Sekolah Rakyat lalai dalam menyediakan fasilitas istirahat (bedeng) yang layak bagi pekerjanya.

Akibatnya, para pekerja menggunakan fasilitas umum ibadah sebagai alternatif tempat tinggal sementara.

Atas kondisi tersebut, warga mendesak pengelola Islamic Center, kontraktor pelaksana, maupun pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas.

Baca Juga:  Proyek Strategis Sekolah Rakyat di Sinjai Tuai Kritik: Masjid Islamic Center Jadi Kumuh, Jalanan Membahayakan

Warga menuntut adanya teguran bagi pekerja serta penyediaan tempat istirahat yang memadai agar kawasan masjid kembali bersih dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola proyek maupun instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai tindak lanjut atas keluhan masyarakat tersebut.

Pos terkait