Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai berdampak pada pelayanan serta aktivitas pemerintahan di dusun setempat.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepala dusun tersebut sudah hampir satu tahun tidak pernah terlihat di Dusun Honto.

“Sudah hampir satu tahun kepala dusun tidak pernah terlihat di sini, Orang yang seharusnya melayani masyarakat justru tidak pernah muncul. Padahal seharusnya selalu berada di wilayah tugasnya,” ujarnya kepada MarajaNews.
Menurutnya, keberadaan kepala dusun sangat dibutuhkan masyarakat, terutama dalam urusan pelayanan administrasi maupun koordinasi kegiatan di lingkungan dusun.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Palangka Abdul Azis membenarkan bahwa kepala dusun yang dimaksud sudah cukup lama tidak berada di Desa Palangka.
“Memang kepala dusun tersebut tidak berada di Desa Palangka,
Beliau ke Irian untuk menghadiri acara keluarga sekaligus mengantar tantenya yang terkena stroke untuk berobat,” jelas Abdul Azis.
Meski demikian, pihak pemerintah desa mengaku akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
“Insyaallah kami akan tindak lanjuti hal tersebut,” tegasnya.






