Sinjai, MarajaNews—Unita (30), seorang ibu rumah tangga asal Dusun Tonrong, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat, dilaporkan hilang oleh pihak keluarganya.
Unita tak kunjung pulang sejak meninggalkan rumah pada Selasa, (14/4/2026) lalu.
Suami korban, Basir, menjelaskan bahwa istrinya terakhir kali terlihat saat berpamitan untuk membantu ibunya, Udi, di Dusun Mapung, Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolo Pao.
“Dia sempat menginap semalam di rumah ibunya di Mapung,” ujar Basir saat memberikan keterangan, Sabtu (25/4/2026).
Keesokan harinya, Rabu sekitar pukul 11.00 WITA, Unita kembali berpamitan kepada ibunya untuk menghadiri acara keluarga di wilayah Tombolo Pao dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3.
Kecemasan keluarga sempat sedikit mereda saat Unita menghubungi ibu dan suaminya melalui sambungan telepon pada Kamis pagi (16/4/2026).
Dalam percakapan tersebut, Unita mengaku sudah berada di Makassar untuk mencari kerja.
“Katanya dia ke Makassar naik mobil penumpang, Motornya dititip di kolong rumah kerabat di perbatasan Sinjai-Gowa,” ungkap Basir.
Unita juga sempat mengungkapkan alasan kepergiannya yang mendadak.
Ia mengaku merasa malu karena terlilit banyak utang, sehingga memutuskan untuk bekerja di luar kota.
Namun, nahas, itu adalah komunikasi terakhir keluarga dengan Unita.
Sejak Kamis sore, nomor telepon selulernya tidak lagi aktif.
Merasa ada yang janggal, pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Kepala Dusun setempat dan tokoh masyarakat, Syarifuddin.
Basir juga telah mendatangi Polsek Sinjai Barat untuk meminta bantuan pencarian.
Kapolsek Sinjai Barat, AKP Suparman, membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, mengingat posisi terakhir korban terdeteksi berada di Makassar, pihak kepolisian mengarahkan keluarga untuk melapor ke kepolisian di wilayah hukum Makassar.
“Laporan sudah kami terima. Namun karena lokus (tempat kejadian) terakhirnya berada di Makassar, kami arahkan keluarga melapor ke Polsek di Makassar. Informasinya, Pak Agus anggota dewan yang mendampingi ke sana,” jelas AKP Suparman.
Jika ada yang melihat atau mengetahui keberadaan Unita, diharapkan segera menghubungi pihak keluarga atau kantor polisi terdekat.





