Musda KNPI Sinjai Memanas, Poros “Kebangkitan Pemuda” Bawa Arah Baru

(Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Sinjai mulai memanas. Di tengah munculnya sejumlah figur yang mulai diperbincangkan publik, kini hadir poros baru bernama “Kebangkitan Pemuda” yang membawa semangat persatuan, kolaborasi, dan arah baru bagi gerakan kepemudaan di Kabupaten Sinjai.

Poros tersebut lahir dari komunikasi sejumlah aktivis muda lintas organisasi yang menilai KNPI perlu kembali menjadi rumah besar pemuda dan ruang pengabdian bersama, bukan sekadar arena perebutan kepentingan kelompok tertentu.

Beberapa unsur organisasi yang tergabung dalam komunikasi awal poros ini di antaranya kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Angkatan Muda Islam Indonesia (AMII), dan Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Sinjai.

Baca Juga:  Pererat Silaturahmi, Disdik Sinjai Gelar Buka Puasa Bersama Jurnalis dan OKP

Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Sinjai, Haidir, mengatakan pemuda Sinjai membutuhkan KNPI yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda hari ini, mulai dari lapangan kerja, ruang kreativitas, literasi digital, hingga pemberdayaan pemuda desa dan pesisir.

“KNPI Sinjai jangan hanya menjadi ruang elit organisasi. Banyak potensi pemuda yang perlu dirangkul dan diberi ruang berkembang. Karena itu kami hadir membawa semangat kebangkitan pemuda,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, KNPI ke depan harus mampu menjadi mitra kritis pemerintah sekaligus wadah pemersatu seluruh organisasi kepemudaan tanpa sekat kepentingan.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Sinjai, Harul Mutahir, menilai Musda KNPI harus menjadi momentum memperkuat nasionalisme dan persatuan pemuda di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Sinjai Berduka: Jaksa Fungsional Isnawati Yamin Meninggal Dunia

“KNPI harus menjadi rumah besar pemuda Sinjai tanpa membedakan latar belakang organisasi. Persatuan dan kolaborasi harus menjadi fondasi agar pemuda bisa bersama-sama mendorong kemajuan daerah,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC AMII Sinjai, Saeful. Ia menekankan pentingnya menghadirkan kepemimpinan pemuda yang progresif dan tetap berpijak pada nilai-nilai moral serta keagamaan.

“Pemuda harus hadir sebagai motor perubahan sosial. KNPI ke depan membutuhkan kepemimpinan yang progresif, revolusioner, dan berpihak pada kepentingan masyarakat serta pembangunan moral generasi muda,” ujarnya.

Meski mulai disebut sebagai kekuatan baru dalam bursa Musda KNPI Sinjai, poros “Kebangkitan Pemuda” mengaku belum menentukan figur yang akan diusung. Mereka menegaskan bahwa kandidat yang nantinya didukung harus memiliki rekam jejak kerja, mampu menyatukan pemuda, dan tidak menjadikan KNPI sebagai kendaraan kepentingan pribadi.

Baca Juga:  Polisi Lidik Kasus Penggelapan Uang BRI di Sinjai Selatan

Kemunculan poros ini dinilai menjadi tanda bahwa peta dukungan menjelang Musda KNPI Sinjai mulai bergerak dinamis. Tidak hanya pertarungan figur, tetapi juga mulai mengarah pada pertarungan gagasan tentang masa depan pemuda dan arah organisasi KNPI di Kabupaten Sinjai.

Pos terkait