Limbah Dapur SPPG Di Panyula Bone Diduga Cemari Got Hingga Sumur Warga, Bau Busuk Menyengat

(Dok.Istimewa)

Bone, MarajaNews—Salah satu Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Panyula, Kabupaten Bone, diduga beroperasi tanpa memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai.

Akibatnya, pembuangan air limbah dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut dialirkan langsung ke got pemukiman dan memicu pencemaran lingkungan yang serius.

Salah seorang warga Marwan(32) mengungkapkan bahwa dampak pembuangan limbah tersebut sudah sangat mengganggu aktivitas harian warga

“Dampaknya bukan hanya menimbulkan bau busuk yang menyengat, tetapi juga diduga kuat sudah mencemari sumur-sumur warga yang selama ini kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Situasi tersebut memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat karena mengancam sektor kesehatan serta hak warga untuk mendapatkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

Baca Juga:  Gandeng Solopos, MZK Institute Gelar UKW di Kaltim

Atas kejadian tersebut Marwan mendesak pihak-pihak terkait untuk segera turun tangan melakukan tinjauan dan Melakukan Evaluasi terhadap dapur tersebut.

“Saya selaku warga disini meminta kepada instansi kedinasan terkait untuk segera melakukan pemeriksaan kualitas air dan sampel limbah di lokasi” Tambahnya.

Selain itu, Marwan menuntut agar aliran limbah ke got pemukiman segera dihentikan total agar tidak membawa dampak buruk yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait