Sinjai, MarajaNews—Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, resmi melepas keberangkatan 44 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sinjai menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sinjai, Sabtu (2/5/2026) pagi.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi I DPRD Sinjai Sutomo, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Andi Jefrianto Asapa, Asisten Pemerintahan dan Kesra Andi Irwansyahrani Yusuf, serta jajaran Kepala OPD lingkup Pemkab Sinjai.
Dalam sambutannya, Ratnawati Arif mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang memerlukan kesiapan multidimensi, mulai dari fisik hingga keteguhan hati.
“Ibadah haji adalah momen yang dinantikan jutaan umat Islam di dunia. Saya mengajak bapak dan ibu sekalian untuk melaksanakan ibadah ini dengan hati yang tulus dan penuh kesungguhan,” ujar Bupati perempuan pertama di Sinjai Tersebut
Lebih lanjut, ia menitipkan pesan khusus mengenai pentingnya menjaga kekompakan dan kepedulian antarsesama jemaah selama berada di Arab Saudi.
“Kondisi setiap jemaah berbeda-beda; ada yang bugar, ada pula yang membutuhkan pendampingan lebih. Di sinilah nilai kebersamaan diuji. Ibadah haji bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi juga tentang kesabaran dan kepedulian terhadap saudara se-perjalanan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sinjai, Hj. Kamriati Anies, melaporkan adanya penyesuaian kuota haji tahun ini.
Akibat kebijakan baru pembagian kuota di tingkat provinsi, jumlah JCH Sinjai yang berangkat tahun ini sebanyak 44 orang, menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 224 orang.
“Berdasarkan data per 30 April 2026, total pendaftar haji Sinjai mencapai 6.089 orang. Dengan keberangkatan 44 orang tahun ini, maka daftar tunggu kita saat ini berada di angka 6.045 orang,” jelas Kamriati.
Rincian jemaah tahun ini terdiri dari 14 laki-laki dan 30 perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan, dengan sebaran: Sinjai Utara (20 orang), Pulau Sembilan (6 orang), Sinjai Selatan (5 orang), Sinjai Timur (4 orang), Tellulimpoe (4 orang), Sinjai Barat (3 orang), dan Bulupoddo (2 orang).
Untuk memastikan kelancaran ibadah, Pemkab Sinjai juga menyertakan enam orang petugas pendamping yang akan mengawal dan melayani kebutuhan para jemaah selama di Tanah Suci.





