SINJAI, MarajaNews—Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Sinjai resmi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-IV di Aula Kantor Kemenag Sinjai, Sabtu (2/5/2026).
Agenda ini menjadi momentum krusial bagi organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus menata arah gerak ke depan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris PW Fatayat NU Sulawesi Selatan, Herwanita, beserta rombongan.
Turut hadir Ketua PC Fatayat NU Sinjai Mutmainnah, Ketua PCNU Sinjai KH. Musram Mustafa, serta sejumlah pimpinan organisasi kepemudaan, seperti Ketua KNPI Sinjai Syahrul Paesa, Ketua GP Ansor Haris, Kasat Korcab Banser Muh. Izhar, dan Ketua PMII Sinjai Amar Amrullah.Ketua PC Fatayat NU Sinjai,
Mutmainnah, menegaskan bahwa Konfercab ini bukan sekadar agenda rutin dua tahunan, melainkan ruang refleksi dan konsolidasi kader.
“Konfercab ini adalah saat bagi kami mengevaluasi program kerja dan memperkuat soliditas. Kami ingin merumuskan langkah strategis agar Fatayat NU Sinjai semakin produktif, berdaya saing, dan kehadirannya semakin dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Sekretaris PW Fatayat NU Sulsel, Herwanita, memberikan apresiasi atas semangat transformasi yang ditunjukkan kader di Sinjai.
Menurutnya, Fatayat NU harus tanggap terhadap dinamika zaman yang terus berubah.
“Fatayat NU harus mampu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar organisasi. Transformasi sangat penting agar kita tetap relevan dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks saat ini,” tegas Herwanita.
Ia juga mendorong kepengurusan yang akan terpilih nantinya untuk melahirkan program inovatif yang menyentuh kebutuhan perempuan muda hingga ke tingkat akar rumput.
Di sisi lain, Ketua PCNU Sinjai KH. Musram Mustafa memberikan pesan spiritual dalam tausiyahnya.
Ia menekankan bahwa kekuatan organisasi terletak pada keseimbangan antara tradisi dan perubahan.
“Organisasi yang kuat adalah yang mampu menjaga nilai keislaman, ke-NU-an, dan komitmen kebangsaan, namun tetap terbuka terhadap perubahan yang membawa kemaslahatan,” tuturnya.
Konfercab ke-IV yang mengusung tema transformasi organisasi ini juga menjadi forum resmi untuk memilih nakhoda baru yang diharapkan mampu membawa Fatayat NU Sinjai ke arah yang lebih progresif dan kompetitif.





