Sinjai, MarajaNews—Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sinjai resmi melayangkan ultimatum keras kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai untuk menuntaskan permasalahan kelangkaan serta tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG 3 kg.
Keputusan ini ditegaskan melalui penandatanganan surat kesepakatan bersama usai aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sinjai.
Dalam kesepakatan tersebut, DPRD Sinjai berjanji akan berkoordinasi kepada seluruh pihak terkait dan mengevaluasi distribusi bbm di kabupaten sinjai.
HMI Cabang Sinjai memberikan tenggat waktu selama 2 minggu hari kerja bagi DPRD Sinjai untuk menunjukkan hasil konkret dari pengawasan dan langkah penyelesaian yang diambil.
Diketahui Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh anggota dprd sinjai dari fraksi Nasdem yakni agus ampa(Dapil 4) dan Jalil (Dapil 2) serta perwakilan Hmi cabang sinjai






