Aktivis Desak Tipidkor Polres Sinjai Usut Tuntas Dugaan Penyelewengan Dana Rp3 Miliar di BRI

Kantor BRI Sinjai(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews–-aktivis mahasiswa dan elemen masyarakat sipil mendesak Unit Tipidkor Satreskrim Polres Sinjai untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang di lingkup BRI Sinjai.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan hilangnya dana brankas senilai kurang lebih Rp3 miliar yang diduga melibatkan oknum internal secara sistematis.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan penyelewengan ini disinyalir melibatkan oknum Kepala Unit.

Baca Juga:  Geger Kasus Bakar Mobil, Legislator Sinjai Kamrianto Bebas Pekan Depan

Modusnya, pelaku diduga mengambil uang dari brankas secara bertahap selama dua hari berturut-turut.

Mirisnya, dana tersebut diduga kuat digunakan untuk kepentingan pribadi, mulai dari membayar utang hingga bermain judi online.

Mengingat BRI merupakan institusi perbankan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), para aktivis menekankan bahwa setiap rupiah di dalamnya merupakan aset negara yang harus dipertanggungjawabkan.

Oleh karena itu, Salah Satu aktivis Amal mengajukan beberapa tuntutan utama kepada Polres Sinjai dengan melakukan Transparansi Penyelidikan, Audit Menyeluruh, serta melakukan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu, hingga Melakukan mengusutan Perusak barang bukti

“Kami meminta Tipidkor Polres Sinjai bergerak cepat. Ini bukan sekadar pencurian biasa, tapi ada indikasi lemahnya pengawasan internal yang dimanfaatkan untuk tindak pidana korupsi. Jika tidak diusut tuntas, kepercayaan masyarakat terhadap perbankan di Sinjai akan runtuh,” ujar Amal dalam pernyataannya, Jumat (24/04/2026)

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Kirim 100 Personel Brimob Pilihan Bantu Warga Sumatera Korban Bencana

Dari Informasi terbaru yang didapatkan MarajaNews menyebutkan bahwa pihak BRI Cabang Sinjai telah menarik oknum yang bersangkutan dari jabatannya guna mempermudah proses pemeriksaan internal.

 

 

Pos terkait