Sinjai, marajaNews—Dinamika demokrasi mahasiswa kembali menemukan momentumnya di Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai.
Proses pemilihan Presiden Mahasiswa yang berlangsung secara konstitusional dengan mengedepankan mekanisme organisasi dan nilai-nilai musyawarah telah melahirkan kepemimpinan baru untuk periode 2026/2027.
Berdasarkan hasil proses pemilihan yang telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan organisasi yang berlaku, Ahmad Faiz ditetapkan sebagai Formatur Presiden Mahasiswa Terpilih DEMA Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai Periode 2026/2027.
Penetapan tersebut bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi awal dari sebuah mandat baru untuk membawa Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIAD Sinjai menuju arah gerakan yang lebih progresif, inklusif, kritis, serta responsif terhadap berbagai persoalan mahasiswa maupun isu sosial kemasyarakatan.
Sebagai formatur terpilih, Ahmad Faiz memiliki tanggung jawab strategis dalam mempersiapkan fondasi kepengurusan sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan.
Amanah tersebut menuntut kepemimpinan yang tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi secara administratif, tetapi juga memiliki keberanian intelektual dalam membaca realitas, menyusun gagasan, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa.
Kepemimpinan baru DEMA UIAD Sinjai diharapkan mampu menjadikan organisasi sebagai ruang artikulasi kepentingan mahasiswa, pusat pengembangan intelektualitas, sekaligus wadah pengabdian yang mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.
Di tengah dinamika organisasi mahasiswa, persatuan menjadi salah satu tantangan penting pascaproses demokrasi.
Perbedaan pilihan dalam kontestasi pemilihan hendaknya tidak menjadi sekat yang berkepanjangan, melainkan menjadi bagian dari proses pendewasaan berdemokrasi.
Dengan semangat kolaborasi, intelektualitas, dan pengabdian, Ahmad Faiz diharapkan mampu membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi seluruh elemen mahasiswa.
Kepemimpinan DEMA ke depan tidak hanya membutuhkan figur pemimpin, tetapi juga kerja kolektif seluruh mahasiswa untuk mewujudkan organisasi yang kuat, kritis, dan berintegritas.
Momentum terpilihnya Ahmad Faiz menjadi titik awal untuk menyatukan kembali berbagai elemen mahasiswa dalam satu visi besar: membangun kehidupan kemahasiswaan yang demokratis, progresif, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan mahasiswa.
Selamat mengemban amanah kepada Ahmad Faiz, Formatur Presiden Mahasiswa Terpilih DEMA Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai Periode 2026/2027.
Mandat telah diberikan. Amanah telah dipercayakan. Kini saatnya membuktikan melalui kerja nyata.






