Warga Keluhkan Krisis Air Bersih, Kinerja Direktur PDAM Sinjai Dipertanyakan

Kantor PDAM Tirta Sinjai(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews— Keluhan terkait distribusi air bersih kembali disuarakan warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

 

Kondisi tersebut turut memunculkan sorotan terhadap pelayanan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Sinjai Bersatu.

 

Keluhan datang dari warga di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, yang mengaku kesulitan mendapatkan pasokan air meski kewajiban pembayaran rekening air tetap dipenuhi.

 

Salah seorang warga berinisial AR mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.

 

Ia berharap pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan seimbang dengan kewajiban pembayaran yang harus dipenuhi masyarakat.

 

“Jangan hanya biaya pembayaran kalau menunggak ditagih. Kalau air tidak mengalir, tidak peduli,” ujar AR.

 

Menurut AR, persoalan distribusi air bersih perlu mendapat perhatian serius dari manajemen PDAM.

Baca Juga:  Pengurus DPD Majelis Dai Muda Sinjai Resmi Dilantik, Pemkab Dorong Dakwah Generasi Muda

 

Ia juga meminta Dewan Pengawas PDAM Tirta Sinjai Bersatu melakukan evaluasi terhadap pelayanan, khususnya di wilayah yang masih mengalami gangguan distribusi.

 

“Kalau memang ada kendala, harus ada penjelasan kepada pelanggan dan solusi yang jelas. Jangan sampai masyarakat terus membayar, tetapi air tidak mengalir,” katanya.

 

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu, Nasrullah Mustamin, meminta informasi lebih detail terkait identitas pelanggan dan lokasi gangguan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim teknis.

 

“bisa diketahui pelanggan atas nama siapa Karena saat ini kondisi distribusi air wilayah kota dan Lappa bagus, Mungkin ada masalah di pipa distribusi pelanggan, supaya anggota teknik bisa menindaklanjuti,” jelas Nasrullah.

Baca Juga:  Luar Biasa, 9 Pemuda Bajau di Sultra Jadi Prajurit TNI

 

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya memang terjadi gangguan pada jaringan utama akibat kerusakan pipa air baku Balangtieng.

 

Menurutnya, kerusakan tersebut terjadi pada Rabu (13/8/2026) siang dan proses perbaikan telah diselesaikan pada malam harinya. Distribusi air kepada pelanggan kemudian kembali normal pada Kamis malam.

 

“Memang hari Rabu tanggal 13 Kemarin ada kerusakan pipa jaringan utama air baku Balangtieng. Alhamdulillah malam sudah selesai pengerjaan, dan Kamis malam kembali normal pendistribusian air ke pelanggan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, warga berharap permasalahan distribusi air bersih tetap menjadi perhatian serius, mengingat air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Pos terkait