Sinjai MarajaNews—Pelayanan di Puskesmas Samaenre, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, kembali menuai keluhan dan sorotan tajam dari masyarakat. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/05/2026).
Keluhan muncul setelah adanya pasien darurat yang mengalami luka terbuka pada bagian wajah diduga lambat mendapatkan penanganan medis karena tidak adanya dokter maupun perawat yang standby di puskesmas saat kejadian berlangsung.
Burhan, selaku keluarga pasien, mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diberikan pihak puskesmas. Menurutnya, fasilitas kesehatan seharusnya tetap menyiagakan petugas meskipun pada momen hari raya atau hari libur.
“Harusnya ada yang tetap standby di puskesmas meskipun itu hari raya,” ungkap Burhan.
Ia juga menyoroti absennya petugas secara bersamaan yang dinilai dapat membahayakan keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan cepat.
“Para petugas tidak boleh seenaknya meninggalkan puskesmas secara bersamaan karena jika ada hal darurat seperti ini tidak ada yang menangani dengan cepat,” tambahnya.
Dari pantauan MarajaNews di lokasi, sejumlah petugas disebut tidak berada di tempat.
Bahkan pintu Instalasi Gawat Darurat (UGD) terlihat tertutup, sementara terdapat satu pasien yang tengah terbaring di ruang UGD menunggu penanganan.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Kepala Puskesmas Samaenre belum memberikan penjelasan rinci terkait kejadian tersebut.
Ia hanya menyampaikan singkat, “Nanti kami konfirmasi.” ungkap Erna.





