Sinjai, MarajaNews—Demam mainan tembak peluru jelly atau gel blaster yang tengah viral di Kota Makassar kini benar-benar “menular” ke Kabupaten Sinjai.
Meski jarak antara Makassar dan Sinjai terpaut sekitar 200 kilometer lebih, nyatanya tren ini sampai lebih cepat lewat fyp media sosial ke tangan para remaja di Bumi Panrita Kitta.
Dari Pantauan MarajaNews di lapangan, fenomena ini memicu perburuan besar-besaran. Lucunya, meski peminat membludak, mainan ini tergolong barang langka di Sinjai.
Banyak toko mainan besar di pusat kota justru mengaku kewalahan meladeni pertanyaan konsumen karena stok yang tidak tersedia.
Di sepanjang Jl Bawakaraeng, Kecamatan Sinjai Utara, beberapa pemilik toko mengaku hampir setiap hari didatangi gerombolan remaja.
“Setiap hari ada saja yang tanya, ‘Kak, ada tembak jelly?’. Tapi kami memang tidak jual. Kebanyakan yang cari itu anak sekolah dan remaja laki-laki,” ujar salah satu pemilik toko di Jl Bawakaraeng.
Tak hanya di satu titik, pemandangan serupa terlihat di Jl Persatuan Raya. Karyawan toko mainan di sana mengungkapkan bahwa pencarian gel blaster ini memuncak pada sore hingga malam hari.
“Mereka datang berombongan, boncengan motor. Katanya lihat di TikTok lagi ramai di Makassar, jadi mereka mau coba main juga di sini. Sayangnya, di sini masih susah didapat,” ungkap karyawan yang enggan disebutkan namanya itu.
Senjata mainan gel blaster ini digandrungi karena dianggap lebih seru dan “estetik” dibanding tembakan peluru plastik (kacang) zaman dulu.
Pelurunya berbahan gel yang harus direndam air terlebih dahulu, sehingga memberikan sensasi bermain yang berbeda.
Meski begitu, fenomena ini juga menjadi pengingat bagi orang tua untuk tetap mengawasi buah hatinya agar bermain di tempat yang aman dan tidak mengganggu ketertiban umum di jalanan.





