Rumah dan Harta Benda Dilalap Api, Petani di Sinjai Timur Alami Kerugian Rp70 Juta

Kebakaran Rumah Petani di Sinjai Timur, Kerugian Ditaksir Rp70 Juta(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Kebakaran melanda rumah milik Tamrin (46), seorang petani yang berdomisili di Salohe, Dusun Pattiro, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Jumat (9/10/2026) pagi.

 

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah beserta isinya terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta.

 

Kasi Operasi Pemadam Kebakaran Muh. Yamin, mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima personel Damkar Sektor Kota sekitar pukul 09.40 Wita.

 

Berdasarkan laporan yang diterima, api pertama kali diketahui oleh warga atau tetangga korban yang melihat kobaran api tiba-tiba membesar di bagian atap rumah Tamrin.

 

Melihat kejadian tersebut, pemilik rumah panik dan meminta bantuan warga sekitar. Laporan kebakaran kemudian diteruskan ke Posko Damkar Sektor Kota untuk mendapatkan penanganan.

Baca Juga:  Halaman Mapolres Sinjai "Diselimuti" Karangan Bunga di Puncak Hari Bhayangkara Ke-80

 

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik yang menyebabkan api membakar bagian atap rumah,” Ungkap Muh Yamin.

 

Menindaklanjuti laporan itu, personel Damkar Sektor Kota tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 Wita dengan mengerahkan dua unit armada pemadam dan 15 personel.

 

Petugas langsung melakukan upaya pemadaman, dilanjutkan dengan proses pendinginan serta pembersihan sisa material kebakaran guna memastikan situasi benar-benar aman.

 

Sekitar pukul 11.00 Wita, seluruh personel Damkar meninggalkan lokasi setelah proses penanganan dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan terkendali.

 

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah beserta isinya terdampak kebakaran. Selain kerusakan bangunan dan barang-barang di dalam rumah, uang tunai senilai Rp40 juta juga dilaporkan ikut terdampak.

Baca Juga:  Tembus Nasional! Tiga Penggalang Bulupoddo Siap Harumkan Nama Sinjai di Jamnas 2026

 

Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp70 juta.

 

Meski menimbulkan kerugian material yang cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah berhasil dievakuasi.

 

Atas kejadian tersebut Bupati Sinjai Ratnawati Arif Menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang diduga disebabkan oleh gangguan instalasi listrik.

 

“Pemeriksaan kondisi kabel dan instalasi listrik secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran”Terangnya.

Pos terkait