Sinjai,MarajaNews—terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Insiden maut tersebut terjadi di ruas Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, pada Jumat pukul 21.30 WITA,malam (02/01/2026).
Kasat Lantas Polres Sinjai, Iptu H. Sukri, mengonfirmasi identitas korban adalah seorang pria berinisial UM (60), warga Jalan Andi Pado, Kelurahan Biringere.
Korban yang berprofesi sebagai petani tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna biru dengan nomor polisi DD 2291 ZF
Kejadian bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban bergerak dari arah selatan menuju arah utara.
Korban diduga memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga kehilangan kendali saat melintas di lokasi kejadian.
“Kendaraan korban melaju cukup kencang hingga hilang kendali dan menabrak tumpukan batu yang berada di tepi jalan. Akibatnya, pengendara terjatuh sendiri atau mengalami kecelakaan tunggal,” ujar Iptu H. Sukri.
“Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius berupa bengkak pada mata sebelah kanan, luka pada kepala bagian belakang dan kanan, pendarahan hebat di area kepala, serta luka lecet pada siku kanan,” sambungnya.
Warga sekitar yang berada di lokasi, termasuk saksi mata bernama Edi (30), segera memberikan pertolongan.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Sinjai untuk mendapatkan perawatan medis darurat namun karena luka yang cukup parah, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia (MD) di rumah sakit.
Unit laka lantas polres Sinjai Mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat yang mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang.
Atas kejadian ini, Kasat Lantas Polres Sinjai kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama pada malam hari.
“Kami meminta masyarakat untuk tetap mematuhi batas kecepatan dan selalu waspada terhadap kondisi jalan serta lingkungan sekitar. Keselamatan adalah prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkas Iptu H. Sukri.





