Himaprodi BPI UIAD Sinjai Gandeng Baznas Gelar Penyuluhan Zakat di Gareccing

(Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews– Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Universitas Islam Ahmad Dahlan Sinjai berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sinjai menggelar penyuluhan zakat di Masjid Jabal Rahman, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Rabu (26/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi menjelang Ramadan 1447 H, sekaligus mendorong peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Kafilah 2026 Dorong Remaja Muslimah “Naik Level”

Penyuluhan zakat dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sinjai, Drs. H. M. Tahir. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa BPI UIAD Sinjai yang membangun kolaborasi strategis bersama BAZNAS.

“Saya sangat mengapresiasi pengurus Himaprodi BPI UIAD Sinjai yang telah melakukan kerja sama dengan BAZNAS untuk melaksanakan penyuluhan zakat. Ini penting agar masyarakat semakin memahami kewajiban zakat, khususnya dalam menyambut Ramadan tahun 2026,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pemahaman yang baik tentang zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal, akan berdampak pada peningkatan kesadaran dan partisipasi umat dalam menunaikan kewajiban tersebut secara tepat sasaran.

Sementara itu, Ketua Umum Himaprodi BPI, Haswandi, menyebut kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga resmi pengelola zakat sebagai langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Baca Juga:  BAZNAS Sinjai Gelar Sosialisasi Pembentukan UPZ di Kecamatan Bulupoddo 

“Kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan BAZNAS dalam kegiatan penyuluhan zakat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat, baik terkait zakat produktif maupun konsumtif,” ungkapnya.

Menurutnya, zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang dapat membantu pemberdayaan umat apabila dikelola secara profesional dan transparan.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh jamaah masjid dan masyarakat sekitar Desa Gareccing. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, terutama terkait tata cara perhitungan zakat serta mekanisme penyalurannya melalui BAZNAS.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Sinjai Selatan dalam menunaikan zakat semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara kampus dan lembaga keumatan dalam membangun kesejahteraan berbasis nilai-nilai Islam.

Baca Juga:  Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan, 300 Paket Iftar Disalurkan Keluarga Besar RA Qurrata A’yun Sinjai

Pos terkait