Sinjai, MarajaNews—Warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan beredarnya video viral penampakan sosok menyerupai pocong di lingkungan sekolah.
Video berdurasi 34 detik tersebut memperlihatkan suasana mencekam di SD Negeri 6 Paruntu, Jl Bulu Bicara, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.
Dalam rekaman tersebut, tampak dua pemuda berbaju hitam tengah memanjat pagar sekolah, Kamera kemudian menyorot ke arah pelataran teras sekolah, di mana berdiri tegak sesosok putih menyerupai pocong.
“Apa itu, Astagfirullah… Astagfirullah,” ucap pemuda yang merekam aksi tersebut dengan nada gemetar.
Video ini pun cepat menyebar di grup-grup WhatsApp dan media sosial hingga memicu perdebatan warga.
“Kalau dilihat videonya memang sangat nyata,” ujar salah satu warga, Wahyudi Kurniawan.
Merespons keresahan warga, pihak kepolisian bergerak cepat.
Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, menegaskan bahwa video penampakan tersebut bukanlah makhluk gaib, melainkan hasil rekayasa atau settingan.
“Itu hanya iseng-iseng yang dilakukan oleh anak muda. Pembuatan videonya dilakukan pada Selasa, 30 Desember 2025 lalu,” ungkap Iptu Agus saat ditemui di Mapolres Sinjai, Jl Bhayangkara, Selasa (6/1/2026).
Polisi telah mengamankan dua pemuda di balik konten tersebut, yakni AJ (18) dan NA (21).
AJ berperan sebagai sosok pocong yang berdiri di teras sekolah.
Sementara NA bertugas merekam aksi tersebut hingga menjadi viral.
Iptu Agus menjelaskan bahwa kedua pemuda tersebut telah menjalani pemeriksaan di Polres Sinjai. Meski sempat diamankan, keduanya kini telah dipulangkan.
“Sudah kita amankan untuk diperiksa, Selanjutnya dipulangkan usai menyatakan sikap dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya,” jelas Iptu Agus.
Iptu Agus juga mengimbau masyarakat, khususnya anak muda, agar lebih bijak dalam membuat konten di media sosial.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak membuat konten sensitif yang dapat meresahkan. Apabila membuat konten serupa, tolong di akhir video dicantumkan keterangan bahwa ini ‘Hanya Konten’ agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kini, misteri “Pocong SDN 6 Paruntu” resmi berakhir. Warga diminta tetap tenang dan tidak lagi menyebarkan video tersebut dengan narasi mistis.





