Bukan Sekadar SOP, TDA Sinjai Bahas Cara Membangun Sistem Bisnis yang Berjalan

Adryan Yudhistira saat membawakan materi tentang pentingnya sistem dan SOP dalam membangun bisnis yang dapat berjalan secara konsisten. (Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews – Bisnis yang terus bergantung pada pemilik akan sulit berkembang ketika skala usaha semakin besar. Karena itu, sistem kerja yang bisa dipahami dan dijalankan tim menjadi salah satu fondasi penting dalam pertumbuhan bisnis.

Hal tersebut dibahas dalam Sharing Session TDA Sinjai bertema “Operasional dan Sistem Bisnis (SOP & Sistem)” di Macca Tech, Jalan Pramuka, Sinjai Utara, Kamis (24/9/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.00 WITA ini menghadirkan Founder Yotta Indonesia sekaligus Sekretaris Wilayah TDA Sulsel 1, Adryan Yudhistira, sebagai pemateri.

Adryan menekankan bahwa sistem bisnis perlu dibuat sederhana dan dapat dijalankan oleh tim dengan tingkat keahlian yang beragam.

Baca Juga:  May Day: Melampaui Nostalgia, Menggugat Ketimpangan Tekno Kapitalisme

“Prinsip dasar membuat sistem, bahwa sistem harus bisa dijalankan oleh orang-orang dengan level keahlian serendah mungkin.” ujarnya.

Menurutnya, sistem bukan sekadar kumpulan SOP, tetapi menjadi cara untuk memastikan proses kerja berjalan konsisten meskipun orang yang menjalankannya berbeda.

Pembahasan kemudian mencakup pemetaan proses bisnis, pembagian tanggung jawab, penetapan standar kerja, penyusunan prosedur, evaluasi, hingga pengembangan dan audit sistem.

Hal ini menjadi penting ketika bisnis mulai berkembang. Bertambahnya pelanggan, transaksi, produk, maupun anggota tim membuat pengetahuan yang sebelumnya hanya berada di tangan pemilik perlu diterjemahkan menjadi pola kerja yang dapat dipahami bersama.

Dengan sistem yang terstruktur, pembagian tugas menjadi lebih jelas. Pemilik usaha pun memiliki ruang lebih besar untuk berfokus pada pengembangan bisnis dan keputusan strategis.

Baca Juga:  Teror Anjing Gila di Sinjai Utara, Payudara dan Tangan Warga Robek Digigit

Bagi pelaku UMKM dan entrepreneur, membangun sistem bukan hanya tentang membuat SOP, tetapi menyiapkan bisnis agar mampu berjalan, dievaluasi, dan berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TDA Sinjai dalam mendorong pengembangan kapasitas anggota melalui ruang belajar dan berbagi pengalaman. Semangat tersebut sejalan dengan Entrepreneur Development TDA 9.0: bersama belajar, bersama bertumbuh, bersama naik kelas, dan bersama memberi dampak.

Tentang Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas

Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) merupakan organisasi kewirausahaan yang berdiri sejak 2006. TDA menjalankan berbagai program edukasi, mentoring, workshop, pengembangan komunitas, business matching, kolaborasi ekosistem, dan kegiatan sosial untuk memperkuat kapasitas serta jejaring entrepreneur Indonesia.

Pos terkait