Babak Baru Pendidikan Sinjai Mulai Hari Ini PAUD hingga SMP Uji Coba Kebijakan 5 Hari Sekolah

(Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews—Mengawali kalender pendidikan di tahun 2026, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai resmi memulai masa transisi kebijakan lima hari sekolah bagi jenjang PAUD, SD, dan SMP. Terhitung mulai Senin, (5/01/2026).

kebijakan ini mulai diujicobakan secara serentak di sejumlah sekolah percontohan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib, mengungkapkan bahwa fase uji coba ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 5 Februari 2026.

Langkah ini diambil berdasarkan hasil kajian matang dari Tim Penyusun Kebijakan Lima Hari Sekolah yang dibentuk pemerintah daerah.

“Uji coba ini adalah ruang evaluasi. Kita ingin melihat bagaimana efektivitasnya di lapangan. Khusus untuk wilayah Kecamatan Sinjai Utara, seluruh sekolah negeri wajib menerapkan skema ini. Sedangkan di kecamatan lain, kami menunjuk sekolah tertentu sebagai pilot project,” jelas Irwan.

Baca Juga:  Wabup Sinjai dan Istri Kompak Kampanyekan Belanja Pakai QRIS di CFD, Lebih Aman dan Praktis!

Meski hari sekolah dipangkas menjadi Senin sampai Jumat, Irwan menjamin bahwa kualitas pendidikan tidak akan berkurang.

Durasi jam pelajaran tetap sinkron dengan regulasi Kementerian Pendidikan, namun didistribusikan secara lebih padat ke dalam lima hari kerja.

Perubahan jadwal ini diharapkan membawa dampak positif bagi ekosistem pendidikan di Sinjai. Selain memberikan waktu istirahat yang lebih panjang bagi siswa di akhir pekan bersama keluarga, para guru juga memiliki waktu lebih untuk pengembangan kualitas instruksional.

Namun, Irwan memberikan catatan penting terkait kenyamanan siswa di sekolah, Mengingat jam pulang sekolah akan lebih sore, fasilitas pendukung menjadi prioritas.

“Pihak sekolah harus menjamin kelayakan sarana prasarana. Kantin yang bersih, ketersediaan tempat ibadah, hingga sanitasi toilet harus dipastikan siap menyambut durasi belajar yang lebih panjang ini. Fokus utama kita adalah kenyamanan dan kesehatan anak didik,” tambahnya.

Baca Juga:  Gedung PKH Aset Pemkab Sinjai Dinilai Tak Terawat

Sebelumnya, kebijakan serupa telah sukses berjalan di tingkat SMA/SMK di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Kini, Kabupaten Sinjai berupaya menyelaraskan ritme tersebut guna menciptakan harmonisasi waktu belajar bagi seluruh jenjang pendidikan di wilayahnya.

Pos terkait