SINJAI, MarajaNews—Palang Merah Remaja (PMR) Wira Unit 205 UPT SMAN 4 Sinjai resmi menggelar Musyawarah Besar (MUBES) yang berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu.
Mengusung misi besar, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melahirkan nahkoda baru yang lebih progresif, disiplin, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Umam, mewakili Kepala UPT SMAN 4 Sinjai. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa PMR bukan sekadar organisasi sekolah biasa, melainkan wadah pembentukan karakter yang berlandaskan pada 7 Prinsip Dasar Kepalangmerahan.
“Seluruh anggota PMR harus bergerak lebih progresif. Tingkatkan kepedulian kalian. Saya bermimpi, ke depannya PMR Unit 205 tidak hanya berjaya di lingkungan sekolah, tetapi mampu mengukir prestasi hingga ke kancah nasional,” ujar beliau dengan penuh optimisme.
Menutup arahannya, beliau memberikan sebuah ungkapan puitis yang menyentuh hati para peserta
“Bunyi akan berbunyi jika dibunyikan, sedang Cinta akan menjadi Cinta Jika Diberikan.”
Senada dengan hal tersebut, Pembina PMR Unit 205, Ibu Lisma, turut membakar semangat para kader. Ia berpesan agar seluruh keluarga besar PMR 205 terus menjaga kekompakan dan tidak pernah lelah dalam menebar kebaikan.
“Kunci dari organisasi ini adalah semangat peduli sesama. Mari kita jadikan Mubes ini sebagai langkah awal untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang lain,” tegas Lisma.
Mubes ini akan menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan strategi program kerja satu periode ke depan. Dengan semangat baru, PMR Wira Unit 205 siap membuktikan bahwa kemanusiaan adalah panggilan jiwa yang takkan pernah padam.





