Tembus Medan Terjal 7 Jam, Mahasiswa UIAD Sinjai dan HIMBOS Gelar Program “Guru Merdeka” di Pelosok Bone

(Dok.Istimewa)

Bone, MarajaNews—Semangat pengabdian tanpa batas ditunjukkan oleh kolaborasi mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Hukum Pidana Islam (HPI) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai dan Himpunan Mahasiswa Bone Selatan (HIMBOS).

Melalui program bertajuk “Guru Merdeka”, mereka melakukan aksi sosial dan pendidikan di wilayah terpencil Dusun Bahong Langi, Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone pada 18-20 Januari 2026.

Mengangkat tema “Dengan Mengajar Kita Belajar”, kegiatan ini difokuskan di SD Inpres 5 Kelas Jauh Dusun Bahong Langi.

Ketua Himaprodi HPI UIAD Sinjai Andi Ikram Menjelaskan Lokasi ini dikenal sebagai salah satu titik terjauh dengan akses geografis yang sangat sulit dijangkau.

Baca Juga:  Debut Gemilang! Baru Berdiri, SMA IT Darul Ma’arif Sinjai Langsung Borong 4 Medali di Kejurnas Pencak Silat 2025

Perjalanan menuju lokasi menjadi ujian fisik dan mental bagi para relawan. Di tengah musim hujan yang tak kunjung reda, tim harus menaklukkan jalur yang terjal, berlumpur, dan tanjakan curam.

Mengingat medan yang tidak memungkinkan bagi kendaraan, para mahasiswa yang sebagian besar merupakan pendaki pemula ini harus berjalan kaki selama kurang lebih 7 jam dalam perjalanan malam.

“Cuaca ekstrem dan medan berat menjadi tantangan nyata. Namun, rasa penat itu seketika sirna saat kami melihat antusiasme anak-anak menyambut kedatangan kami. Keterbatasan yang mereka miliki tidak mematahkan semangat mereka untuk belajar,” ujar Andi ikram

Selama tiga hari, para mahasiswa berperan menjadi tenaga pendidik alternatif. Selain mengajar mata pelajaran umum di sekolah, pada malam hari mereka juga aktif membimbing anak-anak belajar mengaji di masjid setempat setelah salat Maghrib.

Baca Juga:  Bupati Ratnawati Imbau Waspada Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi 8-9 Desember 2025

Tak hanya berbagi ilmu, kolaborasi Himaprodi HPI UIAD dan HIMBOS juga menyalurkan donasi yang telah dikumpulkan dari berbagai pihak melalui media sosial dan penggalangan dana. Bantuan yang diberikan berupa alat tulis, buku bacaan, pakaian sekolah, serta perlengkapan penunjang pendidikan lainnya.

Pos terkait