SINJAI, MarajaNews—Memasuki hari kelima hilangnya Aidil (20), Anak Buah Kapal (ABK) KM 3 Putri 777 yang terjatuh di kawasan Taka Limpoge, Kecamatan Pulau Sembilan, Tim SAR Gabungan kembali mengintensifkan pencarian di perairan Teluk Bone pada Rabu (04/02/2026)
analisis kebencanaan BNPB Sinjai, Andi Octave menjelaskan bahwa fokus utama pergerakan personel pada hari ini dialihkan ke arah Selatan Teluk Bone.
Langkah ini diambil berdasarkan analisis arus laut dan prakiraan cuaca guna memperluas jangkauan penyisiran dari titik awal kejadian.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi lintas instansi dan elemen masyarakat, di antaranya:
BASARNAS Bone.
SAR Brimob Batalyon C Bone.
Pos TNI AL Sinjai.
BPBD Sinjai.
Sat Polairud Polres Sinjai.
Tim Rescue Tagana Dinsos Sinjai.
Relawan Mapala UMSi Sinjai.
Masyarakat Nelayan Setempat.
SOP dan Koordinasi Masyarakat.
Andi Octave menegaskan bahwa operasional Tim SAR Gabungan berlangsung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), yakni mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WITA.
Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan secara kondisional di luar jam tersebut.
“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan maupun warga yang beraktivitas di sekitar perairan Teluk Bone, apabila menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban di luar jam operasional kami, mohon segera melapor. Tim telah mendirikan posko di lokasi untuk memudahkan koordinasi cepat,” ujar Andi Octave.
Hingga berita ini diturunkan, tim masih berupaya maksimal di lapangan menembus medan perairan demi menemukan korban.
Keluarga dan masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus memberikan dukungan serta doa bagi kelancaran operasi ini.





