SINJAI, MarajaNews—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sinjai resmi memulai transformasi sistem perparkiran melalui serangkaian inovasi digital dan manajerial.
Langkah ini diambil untuk menciptakan tata ruang jalan yang lebih tertib sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sinjai.
Kepala Seksi Angkutan Darat Dishub Sinjai, Khaedir menyatakan bahwa modernisasi ini merupakan jawaban atas kebutuhan sistem perparkiran yang lebih transparan dan efisien di era digital.
“Salah satu langkah konkret yang telah kami implementasikan adalah penggunaan Barrier Gate atau portal parkir otomatis. Sistem ini sudah beroperasi di kawasan pasar ruko untuk memastikan setiap kendaraan terdata dengan akurat dan retribusi masuk secara optimal ke kas daerah,” ujar Khaedir pada MarajaNews.
Selain digitalisasi pintu masuk, Dishub Sinjai juga memperluas ekosistem pembayaran non-tunai.
Petugas parkir di lapangan kini mulai dibekali dengan barcode QRIS, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada uang tunai.
“Kami ingin memberikan kenyamanan maksimal bagi pengguna jasa parkir. Dengan QRIS, proses transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan meminimalisir kebocoran pendapatan,” jelasnya.
Sebagai alternatif bagi pengguna rutin, Dishub juga memperkenalkan program Parkir Berlangganan.
Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi warga yang sering beraktivitas di titik-titik tertentu agar tidak perlu melakukan transaksi berulang kali setiap hari.
Untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan, Dishub Sinjai saat ini tengah melakukan rekrutmen juru parkir perorangan secara resmi.
Tenaga tambahan ini akan bekerja sama dengan UPTD Terminal dan Perparkiran untuk mengelola titik-titik parkir potensial yang selama ini belum tergarap maksimal.
“Fokus kami bukan hanya soal pendapatan, tetapi bagaimana menata titik-titik parkir agar tetap mengedepankan ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat saat berkendara,” tambah Khaedir.
Melalui berbagai terobosan ini, Dishub Sinjai optimis sistem perparkiran di Kab Sinjai akan menjadi lebih modern, transparan, dan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.





