Aksi Kemanusiaan di Kelurahan Lappa: Kapolres Sinjai Gandeng Relawan Sambangi Keluarga Tangguh di Balik Keterbatasan
SINJAI, MarajaNews—Menembus lorong lorong di Kelurahan Lappa, Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman menunjukkan sisi humanis Polri dengan terjun langsung menemui warga yang membutuhkan uluran tangan.
Tak sekadar kunjungan formal, aksi ini merupakan respon cepat atas laporan tim relawan Pojok Baca mengenai adanya satu keluarga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi tim relawan menemukan fakta menyedihkan.
Seorang bapak harus berjuang sendirian menghidupi empat orang anaknya setelah berpisah dengan sang istri sejak awal tahun 2025.
Kondisi rumah tangga yang retak (broken home) membuat masa depan anak-anak ini sempat terhenti si sulung (13) dan anak kedua (11) hanya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas 2 SD, sementara anak ketiga (9) dan si bungsu (5) yang menyandang disabilitas bibir sumbing belum tersentuh bangku sekolah.
“Kami datang untuk memberikan sedikit bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan bekerja sama dengan pihak PLN untuk memberikan voucher token listrik. Ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar AKBP Jamal Fathur.
Mirfayani, salah satu relawan yang mendampingi, mengungkapkan rasa harunya atas respon cepat Kapolres.
“Kami sangat mengapresiasi Bapak Kapolres Sinjai. Beliau tidak ragu untuk terjun langsung memanusiakan manusia. Langkah awal kami adalah mengupayakan agar anak-anak ini bisa kembali sekolah,” jelasnya.
Kedepannnya Polres Sinjai bersama tim relawan berkomitmen tidak akan berhenti pada pemberian bantuan sembako saja.
Beberapa langkah koordinasi yang akan segera diambil yakni Memastikan ketiga anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan kembali.
Dan Melakukan pendampingan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
Serta Mengoordinasikan penanganan medis khusus bagi anak bungsu yang menyandang bibir sumbing agar mendapatkan tindakan operasi atau perawatan yang diperlukan.
“Kolaborasi ini akan terus berlanjut. Kami akan terus mendeteksi warga-warga yang memerlukan uluran tangan agar tidak ada lagi anak bangsa yang tertinggal hanya karena faktor ekonomi atau keluarga,” tegas Mirfayani
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara aparat kepolisian, dan elemen masyarakat seperti relawan dapat menjadi tumpuan harapan bagi mereka yang selama ini terpinggirkan.





