Kebakaran Hebat di Sinjai Selatan, Dua Rumah Ludes Dilalap Api Kerugian Capai Rp100 Juta

Pemadam kebakaran Berjibaku Padamkan Api Yang Melahap Rumah Warga di Sinjai(Dok.Istimewa)

Sinjai, MarajaNews—Kebakaran menghanguskan dua unit rumah semi permanen di Dusun Sapulambere, Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (22/9/2026).

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

 

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 33 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Sinjai, dengan waktu tempuh kurang lebih 55 menit.

 

Dua rumah yang terbakar diketahui masing-masing milik Arafe (40), seorang petani, dan Jumriah (55), seorang ibu rumah tangga.

 

Kasi Ops Damkar Sinjai, Muh Yamin, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

 

“Korban jiwa nihil,” kata Muh Yamin.

 

Menurutnya, kebakaran pertama kali diketahui oleh Hasma, istri Arafe.

Baca Juga:  Modernisasi Parkir di Sinjai, Dishub Terapkan Portal Otomatis hingga Pembayaran QRIS

 

Saat itu, Hasma melihat api sudah membesar dan membakar sebagian isi rumah.

 

Ia kemudian masuk ke dalam rumah sembari berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

 

Kobaran api dengan cepat membesar lantaran di dalam rumah terdapat daun cengkeh yang telah dikemas dalam karung dan rencananya akan dijual.

 

“Daun cengkeh itu rencananya akan dijual sehingga menjadi salah satu material yang mudah terbakar,” jelas Muh Yamin.

 

Petugas Damkar Sektor Selatan kemudian dikerahkan menuju lokasi.

 

Sekitar pukul 07.30 Wita, petugas tiba dan langsung melakukan proses pemadaman.

 

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Baca Juga:  Mutasi Besar di Polres Sinjai, Kapolres Tekankan Kinerja Inovatif dan Penguatan Kamtibmas

 

Muh Yamin menyebut penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik.

 

Akibat kejadian tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

 

Kerugian meliputi dua unit rumah beserta seluruh isinya.

 

Selain itu, sebanyak 20 karung padi juga ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

 

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Sinjai, Tamsil Binawan, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari peralatan listrik dan sumber api lainnya.

 

Ia meminta warga memastikan kompor, peralatan listrik, serta sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

 

“Jangan meninggalkan rumah dalam kondisi kompor masih menyala atau peralatan listrik yang tidak diperlukan masih terhubung. Kami mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” imbaunya.

Baca Juga:  Ketua Umum HIMAS DPC Morowali Imbau Warga Tidak Terprovokasi Terkait Kasus Pengeroyokan Warga Sinjai

 

Tamsil juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat kepulan asap maupun api agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.

 

“Segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.

Pos terkait