SINJAI, MarajaNews—Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Indonesia ke-107 yang jatuh pada 1 Maret, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sinjai, Agung Prayogo, memberikan penghormatan tinggi atas dedikasi luar biasa para petugas di lapangan.
Mengangkat tema nasional “Mengabdi untuk Keselamatan Negeri”, momentum ini menjadi pengingat akan peran vital pemadam kebakaran sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya haturkan kepada seluruh personel yang tak kenal lelah menjaga keselamatan warga dari berbagai ancaman bahaya. Selama 107 tahun, pemadam kebakaran telah membuktikan keberanian, ketangguhan, dan kesiapsiagaan tinggi dalam melindungi jiwa serta harta benda,” ujar Agung kepada MarajaNews.
Alumni IPDN ini menegaskan bahwa respon cepat (quick response) dan profesionalisme petugas di lapangan adalah bukti nyata komitmen pelayanan publik yang prima.
Ia berharap bertambahnya usia instansi ini memperkuat solidaritas internal sekaligus memacu peningkatan kualitas layanan penyelamatan di seluruh wilayah Kabupaten Sinjai.
Lebih lanjut, Agung menekankan pentingnya sinergi yang solid antara pemerintah daerah, masyarakat, dan petugas lapangan guna mempercepat penanganan keadaan darurat.
Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk tidak cepat puas dan terus mengasah kemampuan teknis.
“Kepada seluruh anggota, jangan berhenti belajar. Tingkatkan kompetensi melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan secara rutin agar kita selalu siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tegasnya.
Selain kesiapan internal, Agung Prayogo turut mengajak masyarakat Sinjai untuk proaktif melakukan langkah preventif. Menurutnya, pencegahan bencana kebakaran yang paling efektif dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Ia menitipkan tiga pesan utama bagi warga Sinjai guna meminimalisir risiko yaitu Rutin mengecek kelayakan kabel dan memastikan penggunaan kompor sesuai standar keamanan.
Dan Tidak melakukan pembakaran sampah di area yang berdekatan dengan permukiman atau lahan kering.
Serta Menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi dini.
“Kewaspadaan warga adalah kunci utama. Dengan kepedulian bersama, kita bisa mewujudkan Sinjai yang aman dan minim risiko kebakaran,” pungkas Agung.





