Cuaca Ekstrem Menghantui, DLHK Sinjai Bungkam Soal Ancaman Pohon Lapuk

Pohon lapuk poros Sinjai Bulukumba (Dok.Istimewa)

SINJAI, MarajaNews— Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Sinjai dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran serius bagi para pengguna jalan.

Kondisi paling krusial terpantau di sepanjang jalan poros Sinjai–Bulukumba, mulai dari Desa Saukang, Desa Kampala, hingga desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur.

Bacaan Lainnya

Banyaknya pohon tua dan lapuk di sisi jalan utama tersebut dinilai menjadi “bom waktu” yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga dan pengendara yang melintas.

Baca Juga:  Menyelami 'Cinta Seluas Samudra' Panrita Literasi Institute Hidupkan Budaya Diskusi di Bumi Panrita Kitta

Salah seorang pengendara, Adi (34), mengaku hampir menjadi korban saat melintasi jalur tersebut.
“Di tengah kondisi angin kencang seperti sekarang, pohon-pohon lapuk di pinggir jalan sangat membahayakan. Kemarin saya hampir tertimpa ranting besar yang jatuh. Ini sangat berisiko bagi kami yang setiap hari melintas,” ungkapnya pada MarajaNews Jumat (23/1/2026).

Senada dengan hal tersebut, Amsir (28), pengendara lainnya, mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah Sigap sebelum memakan korban jiwa.
Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Sinjai untuk segera melakukan penyisiran dan pemangkasan pohon yang dianggap rawan.

“Kami meminta dan mendesak DLHK untuk segera mencarikan solusi, setidaknya lakukan penebangan atau pembersihan pada pohon-pohon yang sudah lapuk. Jangan tunggu ada korban baru bergerak,” tegas Amsir.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesadaran Ekologi, DLHK Sinjai Gelar Gerakan Peduli Lingkungan Bersama Sekolah Adiwiyata

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas DLHK Kabupaten Sinjai, H Sofwan belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan langkah antisipasi yang akan diambil oleh pihak dinas dalam menangani ancaman pohon lapuk di jalur poros tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama saat terjadi angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar yang terlihat rapuh.

Pos terkait