SINJAI, MarajaNews—Pos SAR Bone memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan enam personel untuk melakukan operasi pencarian terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM 3 Putri 777 bernama Aidil (20) yang dilaporkan hilang di Perairan Limpoge, Kabupaten Sinjai.
Tim Basarnas akan bergabung dengan unsur SAR lainnya yang terdiri dari Tagana, BPBD Sinjai, dan Satpolairud Polres Sinjai guna memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Kami telah memberangkatkan enam personel untuk memberikan bantuan pencarian korban tenggelam. Kami akan melakukan pencarian bersama tim dari Tagana, BPBD, dan juga Polairud,” ujar Basarnas Bone.
Meski tim sudah siap di lokasi, pelaksanaan teknis operasi pencarian masih menunggu koordinasi terkait aspek keselamatan di lapangan.
Basarnas saat ini terus memantau pembaruan dari pihak Polairud mengenai kondisi cuaca terkini di perairan tersebut demi memastikan keamanan tim selama operasi berlangsung.
Selain faktor cuaca, tim gabungan juga tengah menunggu arahan dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.
“Saat ini kami masih menunggu koordinasi dengan Sekda Sinjai untuk melakukan briefing guna mematangkan koordinasi pencarian korban agar proses evakuasi berjalan efektif dan terpadu,” tambahnya.
Sebelumnya, Aidil dilaporkan hilang pada Sabtu (31/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Korban diduga terjatuh ke laut saat KM 3 Putri 777 hendak melakukan lego jangkar di Taka Limpoge setelah pulang dari rompong.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan terus bersiaga dan mempersiapkan alut (alat utama) SAR sembari menunggu instruksi lebih lanjut untuk melakukan penyisiran intensif di titik koordinat yang telah ditentukan.





