SINJAI, MarajaNews—Pembangunan Sekolah Rakyat, yang merupakan program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi dimulai di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Proyek berskala besar ini berlokasi di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, tepatnya sekitar 200 meter di belakang Kantor Bupati Sinjai.
Berdasarkan pantauan MarajaNews di lokasi gerbang utama proyek yang menghadap ke utara telah berdiri kokoh dengan tulisan “Selamat Datang Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Sinjai”. Area seluas 7,5 hektare tersebut kini telah dikelilingi pagar seng sebagai tanda dimulainya aktivitas konstruksi, Selasa (13/1/2026).
Proyek ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya KSO PT Bumi Perkasa Sidenreng dengan nilai kontrak mencapai Rp245 miliar.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sinjai, Muh Idnan, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) dengan fasilitas lengkap.
Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2 (masyarakat sangat miskin dan miskin), serta anak-anak yang putus sekolah.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah langkah strategis Presiden Prabowo dalam rangka memotong rantai kemiskinan di masa yang akan datang, Kami memprioritaskan anak-anak kurang mampu agar mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa hambatan biaya,” ujar Muh Idnan.
Sekolah ini nantinya akan memiliki kapasitas total 1.080 siswa yang mencakup jenjang pendidikan dasar hingga menengah:
SD: 18 ruang kelas (kapasitas 450 siswa)
SMP: 9 ruang kelas (kapasitas 315 siswa)
SMA: 9 ruang kelas (kapasitas 315 siswa)
Sementara Seluruh siswa akan tinggal di asrama dan mendapatkan fasilitas belajar serta kebutuhan hidup yang ditanggung sepenuhnya oleh program pemerintah.
Kehadiran Sekolah Rakyat mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Herman(40), salah seorang warga Tanassang, menyatakan rasa syukurnya atas pembangunan fasilitas pendidikan tersebut di lingkungannya.
“Sebagai warga, saya sangat mendukung penuh. Ini bukan sekadar bangunan, tapi harapan baru. Orang tua tidak perlu pusing lagi soal biaya, dan anak-anak bisa lebih semangat bersekolah,” kata Herman.
Ia juga berharap proyek ini memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar dan siap menjaga keberadaan sekolah demi kemajuan generasi muda Sinjai.
Pembangunan Sekolah Rakyat di Sinjai diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan sumber daya manusia unggul yang inklusif di wilayah Sulawesi Selatan.





