Wujudkan Birokrasi Modern, ASN Muda Pemkot Makassar Paparkan 8 Inovasi Pelayanan Publik di Seminar Aktualisasi Latsar CPNS

Pelatihan dasar calon pegawai negeri Sipil CPNS lingkup pemerintah kota Makassar

Makassar, MarajaNews—Semangat pembaruan birokrasi terus bergelora di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Sebanyak delapan aparatur sipil negara (ASN) muda yang tergabung dalam Kelompok 3 Angkatan VII Latsar CPNS mempresentasikan inovasi pelayanan publik dalam Seminar Laporan Aktualisasi yang digelar di Hotel Almadera Makassar, Jumat (3/4/2024).

Kegiatan yang bekerja sama dengan BKPSDM Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi ajang pembuktian bagi para CPNS untuk menghadirkan solusi konkret atas persoalan nyata di unit kerja masing-masing.

Delapan inovasi yang dipaparkan mencakup berbagai sektor, mulai dari kesehatan, keamanan, hingga administrasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, yang bertindak sebagai penguji, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan para peserta.

Baca Juga:  YPAIS Instruksikan Seluruh Jenjang Pendidikan Galang Dana untuk Korban Banjir Sumatra

Menurutnya, inovasi ini membuktikan bahwa semangat perubahan dapat tumbuh dari tingkat pelaksana.

“Langkah-langkah perubahan yang dirintis oleh para reformer muda ini sangat relevan dengan kebutuhan organisasi. Saya berharap inovasi ini tidak berhenti di sini, tapi terus dikembangkan secara berkelanjutan di OPD masing-masing agar berdampak luas bagi pelayanan publik di Kota Makassar,” ujar Muhammad Roem dalam arahannya.

Ada delapan inovasi yang lahir dari proses aktualisasi selama satu bulan ini meliputi.

SIKAREBA Sistem Kendali Rekapitulasi Gaji Berkala ASN oleh Basith Fanshurna Kangka Kecamatan Biringkanaya.

DUTA LAPOR DIARE oleh Devi Amalia Dinas Kesehatan.

DI-SUKMA Digitalisasi Survei Kepuasan Masyarakat oleh M. Arjum DJ B. Pato Satpol PP

Baca Juga:  Miris! Toilet Alun Alun Sinjai Rusak dan Disegel di Keluhkan Pengunjung

SIPAKATTA PERDA Sistem Informasi Peta Area Kerawanan Pelanggaran Perda) oleh Muh Rais Arifurqaan Satpol PP).

ANAKTA’ MAKESSING Animasi Edukasi Pemberian Makan Bayi/Anak) oleh Noor Mansurya Utami Puskesmas Minasa Upa.

RESOPA MBG Revitalisasi Sistem Inspeksi Sanitasi oleh Nurkhair Istiqamah Puskesmas Cendrawasih.

SEPATU DIA Sistem Pantau Diare Balita oleh Rahmi Awaliah Puskesmas Maradekaya

DAENG Diskusi Asyik Edukasi Pengawasan oleh Rizky Abadi Putra Inspektorat Daerah.

Selama masa aktualisasi, para peserta didampingi oleh mentor di instansi masing-masing serta mendapatkan bimbingan metodologis secara daring dari Coach Dr. Harifuddin Mansyur Proses ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Baca Juga:  Bupati Sinjai Janji Kawal Aspirasi Listrik Kampung Boja hingga ke Provinsi

Penggunaan teknologi digital dalam proses bimbingan daring menunjukkan bahwa pelatihan ASN kini semakin adaptif.

Seminar ini menegaskan posisi ASN muda sebagai agen perubahan yang tidak hanya memahami teori birokrasi, tetapi mampu memanfaatkan kreativitas dan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Diharapkan, langkah kecil yang dimulai dari masa Latsar ini dapat menjadi bagian dari transformasi besar Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih responsif dan inovatif.

Pos terkait