Sinjai, MarajaNews— Sebanyak 44 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026.
Kepala Kementrian Haji Dan Umrah(Kemenhaj) Kabupaten Sinjai, Kamriati Anies, menyatakan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah dilakukan secara matang.
Hal ini disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (09/03/2026).
“Alhamdulillah, persiapan mulai dari manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga proses pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sudah rampung dilaksanakan,” ujar Kamriati.
Sesuai jadwal nasional, pemberangkatan JCH asal Sinjai direncanakan pada 2 Mei 2026.
Secara umum, gelombang pemberangkatan jamaah haji Indonesia memang dijadwalkan berlangsung mulai akhir April hingga awal Mei mendatang.
Meski persiapan teknis berjalan lancar, Kamriati tidak menampik adanya kekhawatiran terkait dinamika geopolitik di Timur Tengah saat ini.
Menanggapi situasi tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
“Terkait situasi perkembangan dunia, kami masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari pusat. Kami berharap yang terbaik agar pemberangkatan tidak tertunda dan jamaah bisa beribadah dengan aman serta khusyuk,” tambahnya.
Kecemasan senada dirasakan oleh salah satu calon jamaah, Darwis.
Ia mengaku terus memantau perkembangan berita internasional, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, sembari berharap kondisi segera kondusif.
“Semoga situasi keamanan membaik sehingga kami bisa berangkat sesuai jadwal. Kami hanya bisa berdoa agar kondisi dunia segera pulih,” harap Darwis.





