SINJAI, MarajaNews—Dua nelayan asal Kabupaten Jeneponto yang sempat dilaporkan hilang di perairan Teluk Bone, wilayah Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin (12/1/2026).
Kedua nelayan tersebut, Lili(31)dan Rezky(32), yang berdomisili di Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Minggu, 11 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 Wita.
Peristiwa bermula saat cuaca buruk dan angin kencang memutus tali jangkar perahu mereka. Saat mencoba kembali ke daratan, mesin perahu mengalami kerusakan total sehingga mereka terombang-ambing di lautan.
Analis Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Andi Octave Amir, mengonfirmasi bahwa kedua korban berhasil dievakuasi setelah ditemukan oleh kapal nelayan lain.
“Alhamdulillah sudah ditemukan dengan selamat. Keduanya ditemukan oleh kapal pencari ikan yang sedang melintas di belakang wilayah Pulau Sembilan,” ujar Andi Octave saat dikonfirmasi MarajaNews, Senin (12/01/2026).
Sebelumnya, operasi pencarian skala besar telah diinstruksikan dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD Sinjai, Basarnas Kabupaten Bone, Polair Polres Sinjai, Syahbandar Sinjai, hingga Polsek Pulau Sembilan.
Meski berakhir bahagia, Andi Octave Amir Sinjai tetap memberikan imbauan keras kepada para nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem di perairan.
Para nelayan diminta untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melaut demi keselamatan jiwa.
Saat ini, kedua nelayan telah dipulangkan ke pihak keluarga, Kondisi kesehatan mereka dilaporkan stabil meski sempat mengalami trauma akibat mesin perahu yang mati di tengah cuaca buruk.





