SINJAI, MarajaNews—Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sinjai, yang terdiri dari Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB), Dinas Ketahanan Pangan, Bappeda, Kepala Puskemas, melakukan kunjungan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Jumat (30/1/2026).
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Satgas MBG Sinjai yang juga Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sinjai, Irwan Suaib, untuk memastikan kualitas makanan bergizi yang disalurkan kepada siswa tetap sesuai standar.
Dalam kunjungan itu, tim Satgas turut meninjau menu harian yang disiapkan untuk siswa. Menu yang ditampilkan terdiri dari lauk berprotein, sayuran segar, serta buah sebagai pelengkap.
Hal ini sesuai dengan standar gizi seimbang yang ditetapkan pemerintah.
Irwan menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga mutu layanan program MBG. “Kami ingin memastikan bahwa setiap menu yang disajikan benar-benar layak konsumsi, bergizi, dan mendukung kesehatan serta konsentrasi belajar anak-anak,” ujarnya.
Kunjungan ini juga menjadi tindak lanjut atas keluhan terkait kualitas makanan yang pernah disalurkan sebelumnya. Dimana pada Rabu, 28 Januari 2026, sebagian menu ayam yang disajikan SPPG Sanjai dilaporkan berbau.
Kasus tersebut dilaporkan 2 satuan pendidikan dari 16 satuan pendidikan penerima manfaat dari SPPG Sanjai, yaitu SDN 192 Batu-Batu, dan SDN 161 Barae.
Sementara itu, 14 satuan pendidikan lainnya tidak ada keluhan.
Sekalian hal itu, pihaknya telah mengambil sampel makanan yang dikeluhkan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Sampelnya sudah diambil tim Dinkes Sinjai yang juga merupakan tim satgas MBG untuk dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.
Irwan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan bagi pengelola dapur SPPG agar kualitas tetap terjaga. “Kami tidak ingin ada lagi kasus makanan yang tidak sesuai standar. Program ini harus berjalan dengan baik karena menyangkut masa depan generasi kita,” tegasnya.





