Sinjai,MarajaNews—Menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HIMPIAT) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai kembali mengisi malam akhir tahun dengan kegiatan religius bertajuk Konser Al-Qur’an 30 Juz.
Kegiatan ini digelar di Masjid Raayatul Hidayah, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Rabu (31/12/2025).
Konser Al-Qur’an 30 Juz tersebut mengusung tema “Berkah Al-Qur’an Mengiringi Pergantian Tahun di Bumi Panrita Kitta” sebagai bentuk refleksi spiritual dalam menyambut tahun baru dengan nilai-nilai Qur’ani.
Pembukaan kegiatan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam (FUKIS) UIAD Sinjai, Dr. Faridah, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Siar Ni’mah, Koordinator Wilayah Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) Wilayah Sulawesi, Salman, para alumni Prodi IAT, serta perwakilan lembaga kemahasiswaan lingkup UIAD Sinjai.
Ketua Panitia, Hadi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Konser Al-Qur’an 30 Juz merupakan puncak dari rangkaian pembinaan yang telah dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan melalui kegiatan The Mufassir Camp VI di Masjid Islamic Center Tanassang, Kecamatan Sinjai Utara.
“Konser Al-Qur’an 30 Juz ini adalah puncak dari proses karantina yang kami jalani selama kurang lebih dua bulan. Melalui The Mufassir Camp VI, peserta dibina tidak hanya dari sisi hafalan, tetapi juga kualitas bacaan dan penguatan adab terhadap Al-Qur’an. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum muhasabah sekaligus keberkahan di penghujung tahun,” ujar Hadi.
Ia menambahkan bahwa proses pembinaan tersebut menjadi wadah strategis dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat secara hafalan, tetapi juga memiliki akhlak dan pemahaman yang baik terhadap Al-Qur’an.
Sementara itu, Ketua Umum HIMPIAT UIAD Sinjai, Khair Khalis, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mempererat silaturahim antar mahasiswa.
“Kami berharap Konser Al-Qur’an 30 Juz ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan keberkahan bagi masyarakat Sinjai. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan silaturahim antarmahasiswa serta seluruh pihak yang terlibat,” ungkap Khair Khalis.
Apresiasi juga disampaikan oleh Koordinator Wilayah FKMTHI Wilayah Sulawesi, Salman. Menurutnya, Konser Al-Qur’an 30 Juz merupakan bentuk penyambutan akhir tahun yang bernilai Qur’ani dan sarat makna.
“Konser Al-Qur’an 30 Juz ini adalah cara yang sangat indah dan bermakna dalam menyambut pergantian tahun. Di tengah sebagian perayaan yang identik dengan hiruk-pikuk dan hura-hura, kegiatan ini justru menghadirkan ketenangan, refleksi, dan keberkahan melalui Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam mengisi momen pergantian tahun dengan aktivitas yang bermanfaat.
Konser Al-Qur’an 30 Juz sendiri telah menjadi agenda rutin akhir tahun HIMPIAT UIAD Sinjai.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang refleksi spiritual, tetapi juga bentuk ikhtiar dalam menyelaraskan identitas Kabupaten Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta, yang dikenal dengan tradisi keilmuan dan nilai-nilai religius yang kuat.





