SINJAI MarajaNews—Satuan Brimob Polda Sulsel Batalyon C Pelopor Bone bergerak cepat memberikan dukungan bantuan kemanusiaan dalam misi pencarian korban hilang di laut.
Sebanyak 10 personel diberangkatkan menuju Kabupaten Sinjai untuk mencari Aidil, ABK KM 3 Putri 777 yang dilaporkan hilang di perairan Taka Limpoge sejak Sabtu (31/01/2026) pagi.
Tim yang dipimpin langsung oleh Ipda Nurhadi ini membawa kualifikasi khusus, termasuk dua penyelam ahli serta peralatan penyelamatan lengkap.
Kehadiran tim ini diproyeksikan untuk melakukan evakuasi bawah air jika kondisi memungkinkan.
“Kami menerjunkan 10 personel terbaik dengan peralatan lengkap untuk mendukung operasi SAR ini. Fokus utama kami adalah memperkuat pencarian dan siap melakukan penyelamatan atau evakuasi di titik-titik yang sulit dijangkau,” ujar Ipda Nurhadi saat ditemui di Posko BPBD Sinjai
Saat ini, personel Brimob telah bergabung di Camp BPBD Sinjai bersama tim gabungan lainnya yang terdiri dari Basarnas, Tagana, BPBD, Satpolairud, dan TNI Angkatan Laut.
Beberapa unsur SAR saat ini tengah melakukan koordinasi intensif sambil memantau laporan cuaca terkini dan kondisi arus perairan dari tim yang sedang menyisir lokasi.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban Aidil diduga terjatuh dari kapal saat hendak lego jangkar di Taka Limpoge pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Berdasarkan keterangan Kasat Polair Polres Sinjai, AKP Jamaluddin, korban diduga terpeleset saat berjalan di pinggir kapal menuju bagian belakang.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian intensif masih terus dilakukan dengan menyisir beberapa mil laut dari Kecamatan Pulau Sembilan.
Keluarga korban, yang diwakili oleh sang paman, Amin, terus berharap agar Aidil segera ditemukan melalui sinergi tim gabungan ini.
Operasi SAR selanjutnya akan dilakukan berdasarkan komando dan arahan dari Pemerintah Kabupaten Sinjai serta perkembangan kondisi di lapangan.





